JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat pada pagi ini, 22 RT di Jakarta Barat dan Jakarta Utara masih terendam banjir hingga 30 sentimeter akibat hujan deras mengguyur Jakarta sejak Senin, 12 Januari dini hari.
"Per pukul 08.00 WIB, BPBD mencatat saat ini terdapat 22 RT dan 5 ruas jalan tergenang, kata Kepala Pusdatin BPBD DKI Jakarta M. Yohan dalam keterangannya, Selasa, 13 Januari.
Di Jakarta Barat, sebanyak 5 RT di Kelurahan Tegal Alur masih terendam banjir dengan ketinggian 30-35 sentimeter dan 4 RT di Kelurahan Kedoya Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30 sentimeter.
Kemudian, di Jakarta Utara terdapat 13 RT yang masih terdampak banjir, yakni 1 RT di Kelurahan Kalibaru dengan ketinggian 30 sentimeter, 3 RT di Kelurahan Semper Barat dengan ketinggian 30 sentimeter.
Lalu, 1 RT di Kelurahan Sukapura dengan ketinggian 30 sentimeter, 2 RT di Kelurahan Lagoa dengan ketinggian 10-15 sentimeter, 1 RT di Kelurahan Tanjung Priok dengan ketinggian 25 sentimeter, dan 5 RT di Kelurahan Warakas dengan ketinggian 35 sentimeter.
Pagi ini, sejumlah warga masih mengungsi. Di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, pengungsian berada di Rusun dengan jumlah 30 KK atau 130 jiwa, serta di RPTRA Alur Anggrek yang menampung 8 KK atau 23 jiwa.
Sementara itu, di Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara, pengungsi menempati Gedung Pelayanan Masyarakat RW 13 dengan total 50 KK atau 68 jiwa. Kelurahan Semper Barat mencatat jumlah pengungsi terbanyak yang ditempatkan di Rusun Embrio, yakni 207 KK atau 625 jiwa.
BACA JUGA:
Selanjutnya, di Kelurahan Sukapura, pengungsian berada di Bengkel Mobil Gading Griya Lestari dengan jumlah 25 KK atau 91 jiwa. Di Kelurahan Lagoa, pengungsi tersebar di Masjid Al Barokah sebanyak 10 KK atau 20 jiwa, serta di Sekretariat RW 05 yang menampung 2 KK atau 5 jiwa.
Sementara di Kelurahan Warakas, pengungsi berada di beberapa titik, yakni Mushola Baiturrahim dengan 15 KK atau 30 jiwa, Masjid Miftahulsalam sebanyak 60 KK atau 120 jiwa, serta Mushola Al Wasilatul Iman yang menampung 6 KK atau 25 jiwa.
Adapun ruas jalan yang pagi ini masih tergenang yakni:
1. Jalan Kampung Bahari Nomor A11, RT 003 RW 006, Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara
Ketinggian genangan: 20 sentimeter
2. Jalan Gunung Sahari (depan Lantamal), Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara
Ketinggian genangan: 15 sentimeter
3. Jalan R.E. Martadinata (depan Stasiun Ancol), Kelurahan Ancol, Jakarta Utara
Ketinggian genangan: 15 sentimeter
4. Jalan Syech Nawawi Al Bantani (depan PT Justus), Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara
Ketinggian genangan: 20 sentimeter
5. Jalan Muara Baru, Pluit Sea View, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara
Ketinggian genangan: 10 sentimeter
Saat ini, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," ujarnya.