Bagikan:

JAKARTA - Sekjen Peradi Bersatu Ade Darmawan dan Ketum Pemuda Patriot Nusantara Andi Kurniawan menyambangi kepolisian Polda Metro Jaya usai menerima panggilan penyidik terkait laporan kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yakni pada Senin, 12 Januari 2026.

Ade mengaku dirinya mendadak dihubungi oleh penyidik Polda Metro Jaya. Akan tetapi, dirinya belum mengetahui pasti apa yang akan dibahas dalam pemanggilan ini.

"Kita nggak tahu nih ya apa urgensi pemanggilan ini ya, tetapi saya rasa kayaknya sih ada hubungannya dengan pelimpahan berkas, mungkin seperti itu, atau mungkin ya ada split berkas mungkin karena kedatangan Eggi Sudjana (ke kediaman Jokowi, red) baru-baru ini atau seperti apa," katanya kepada media di depan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Saat disinggung apakah akan mencabut laporan kasus Jokowi terhadap dua terlapor Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Ade Darmawan enggan berspekulasi. Namun peluang untuk mencabut laporan tersebut, menurutnya sangat mungkin dilakukan.

"Ketika ini ada hal-hal baik tentu kita mendukung makanya kita tanyakan dulu ke penyidik ada hal apa kita dipanggil," tambahnya.

Sementara itu, Andi Kurniawan selaku Ketua Umum (Ketum) Pemuda Patriot Nusantara, sekaligus pelapor Roy Suryo Cs, merespons positif pertemuan Jokowi dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Ia menyebut hal itu tidak menutup kemungkinan untuk mencabut laporannya.

"Kami datang ke Polda Metro Jaya menyikapi situasi dan menjalani sesuai prosedur hukum," tukasnya.

Diketahui, dua tersangka kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mendatangi kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis 8 Januari 2026. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup sejak sore hari menjelang Magrib.

Ajudan mantan Presiden Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah membenarkan kunjungan Eggi Sudjana dkk.

“Ya, betul pada sore hari Bapak Joko Widodo menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis didampingi Saudari Elida Netty selaku kuasa hukum Saudara Eggy Sudjana ,” ungkapnya.

Syarif juga menuturkan saat pertemuan turut hadir Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) Darmizal, serta Sekretaris Jenderal ReJO Rakhmad.

Lebih jauh, Kubu Roy Suryo belum mengetahui pasti maksud pertemuan Eggi Sudjana dengan Jokowi apakah membahas isu ijazah palsu.

Kuasa Hukum Roy Suryo Cs Ahmad Khozinudin menegaskan bahwa Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis bukan kliennya sejak awal penanganan kasus ijazah Jokowi.

"Mohon maaf, saya tidak tahu, keduanya bukan tim kami dan tidak ada kaitannya dengan kami dan klien kami (Roy Suryo Cs)," tuturnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya pertemuan yang terjadi di rumah Jokowi tidak ada sangkut paut dengan kubu Roy Suryo.

"Sehingga manuver keduanya bukan untuk dan atas nama kepentingan kami dan klien kami tetap berjuang konsisten membongkar ijazah palsu Jokowi," tukasnya.*