Sandiaga Uno Naik Kuda Bareng Raffi Ahmad, Promosikan Desa Wisata Tugu Selatan Bogor
Raffi Ahmad bersama Sandiaga Uno (Instagram sandiuno)

Bagikan:

JAKARTA - Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi kawasan desa wisata Tugu Selatan, Cisarua, Bogor. Bersama Raffi Ahmad, Sandiaga Uno mensosialisasikan program desa wisata. 

“Desa Tugu Selatan dikenal sebagai desa wisata berkembang yang memiliki banyak sekali daya tarik wisata. Mulai dari atraksinya, bisa berkuda keliling desa, dan amenitasnya yang sudah dilengkapi dengan homestay yang berkualitas,” kata Sandiaga Uno lewat Instagram sandiuno, Jumat, 28 Mei. 

“Saya optimis jika potensi ini terus dioptimalkan salah satunya dengan pemanfaatan teknologi digital, maka akan semakin terbuka luas peluang usaha dan lapangan kerja. Untuk itu saya akan pastikan hadirnya program yang tepat sasaran dan tepat manfaat,” sambungnya. 

Program yang dimaksud Sandiaga yakni program pelatihan peningkatan keterampilan untuk menangkap peluang di masa depan. Kedua adalah program Dana Hibah Pariwisata.

“Yang kami pastikan akan menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Sandiaga Uno. 

Raffi Ahmad bersama Sandiaga Uno (Instagram sandiuno)

 

Sebelumnya pada hari Kamis, 27 Mei, Sandiaga Uno berkunjung ke Ubud, Bali. Sandiaga mendorong pengembangan wisata edukasi di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Menurutnya, wisata edukasi seperti yang dapat dilakukan di sejumlah museum yang ada di wilayah Ubud, sejalan dengan arah pengembangan pariwisata Indonesia yang berkualitas.

"Kami ingin wisata edukasi wisata berbasis budaya berkearifan lokal, dengan penekanan pada wisata berkualitas dan berkelanjutan yang akan menjadi tema utama," ujar Sandiaga. 

Dia mengatakan, kawasan Ubud memiliki potensi yang besar di bidang pariwisata edukasi berbasis budaya. Selain museum, Ubud juga memiliki sejumlah galeri seni terkemuka dan desa-desa wisata seperti Desa Adat Mas yang terkenal dengan produk kriya berupa ukiran kayu.

Selain itu, Sandiaga Uno juga mendorong agar kawasan Ubud dapat menjadi destinasi 'Work from Gallery' sebagai bagian dari 'Work From Bali'.

Dia berharap, program Work from Gallery tersebut dapat menjadi salah satu pilihan bagi rekan-rekan yang akan memulai work from Bali di kuartal ketiga tahun 2021.

"Jadi nanti akan disiapkan spot-spot di galeri-galeri dan museum-museum yang tersebar di seluruh Bali untuk menyediakan kepada rekan-rekan yang sudah memutuskan untuk kembali berkegiatan di tengah-tengah alam yang sangat indah dikelilingi oleh artefak-artefak, lukisan-lukisan, serta produk-produk kriya kelas dunia," katanya.