JAKARTA - Sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh kelompok rentan, khususnya penyandang difabel dan dhuafa mendapat dukungan dari Jakpro Perkasa yakni pemberdayaan ekonomi rakyat kreatif dan setara.
Kegiatan tersebut digelar di wilayah pelaksanaan proyek pembangunan LRT Jakarta fase 1 B Velodrome-Manggarai.
Dukungan kegiatan dimulai dari peningkatan kapasitas lewat pelatihan keterampilan teknis dan manajemen usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik peserta, dilanjutkan dengan dukungan sarana dan modal melalui bantuan alat produksi serta akses pendanaan untuk memulai maupun memperluas usaha.
"Kami percaya bahwa keterbatasan fisik maupun ekonomi bukan penghalang untuk berkontribusi bagi perekonomian Jakarta. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi kota ini bersifat inklusif," kata VP Corporate Secretary Jakpro, Yeni Widayanti.
Yeni berharap, para penerima manfaat nantinya dapat bertransformasi dari penerima bantuan menjadi penggerak ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja baru di lingkungannya.
BACA JUGA:
Selain itu, kegiatan ini menargetkan perubahan yang terukur bagi penerima manfaat, khususnya kelompok difabel, dengan mendorong lahirnya kemandirian ekonomi berbasis kelompok.
Setidaknya 20 penerima manfaat ditargetkan memiliki usaha aktif yang dikelola bersama, sekaligus diperkuat dengan penguasaan keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar dengan target minimal 80% peserta mampu menguasai kemampuan teknis tersebut sebagai fondasi keberlanjutan usaha.
Kegiatan ini untuk membentuk kelembagaan kelompok usaha difabel yang solid, lengkap dengan sistem dukungan antaranggota agar kolaborasi dan akses terhadap mitra eksternal semakin terbuka.
"Jakpro perkasa bukan sekadar pemberian bantuan modal, melainkan upaya menciptakan ekosistem yang inklusif. Kami bangga melihat rekan-rekan difabel dan dhuafa kini tidak hanya memiliki keterampilan baru, tetapi juga organisasi usaha yang solid dan peningkatan penghasilan yang nyata," katanya.
Yeni menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan sosial di Jakarta.