ACEH BESAR — Satuan Tugas Kodam Iskandar Muda mengevakuasi tiga pasien darurat dari Kampung Mayang Kute, Kabupaten Bener Meriah, ke Banda Aceh menggunakan helikopter Bell 412 milik Kementerian Pertahanan RI. Helikopter tersebut mendarat dengan aman di Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM), Aceh Besar, Sabtu, 20 Desember.
Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal mengatakan evakuasi udara dilakukan karena kondisi medis para pasien membutuhkan penanganan segera, sementara akses transportasi darat terbatas dan jarak menuju fasilitas kesehatan rujukan cukup jauh.
“Evakuasi udara dipilih untuk mempercepat penanganan medis dan menyelamatkan nyawa pasien,” kata Teuku Mustafa Kamal dalam keterangannya, Minggu, 21 Desember.
Setibanya di Lanud SIM, ketiga pasien langsung ditangani oleh tim medis. Salah seorang pasien, Tobi Faruli (24), mengalami luka sobek serius disertai patah tulang kaki akibat tergelincir saat melintasi jembatan pohon.
Dua pasien lainnya, Suparjo (74) yang menderita retensi urine dan Ibnu (68) dengan kondisi medis yang tidak dapat ditangani secara optimal di daerah asal, juga memerlukan perawatan lanjutan.
Usai pendaratan, seluruh pasien dievakuasi menggunakan ambulans Kesdam Iskandar Muda menuju Rumah Sakit Kesdam IM. Proses pemindahan berlangsung cepat dan terkoordinasi dengan tetap mengedepankan keselamatan pasien.
BACA JUGA:
Kolonel Teuku Mustafa Kamal menegaskan keberhasilan evakuasi tersebut merupakan hasil koordinasi lintas instansi antara TNI, Kementerian Pertahanan, tenaga medis, serta pihak terkait lainnya. Menurutnya, sinergi yang baik menjadi kunci kelancaran operasi kemanusiaan tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya keberadaan alutsista udara seperti helikopter Bell 412 untuk menjangkau wilayah terpencil dan sulit diakses. Kodam Iskandar Muda, kata dia, akan terus siap mendukung upaya kemanusiaan dan membantu masyarakat dalam kondisi darurat.