TANJUNG SELOR – Suasana haru dan tegang tampak menyelimuti ruang sidang di Grand Pangeran Khar Hotel. Pasalnya, sejak pagi 165 calon Bintara Brimob Polri berdiri rapi, menunggu keputusan penting yang akan menentukan langkah mereka menuju pemeriksaan kesehatan tahap kedua atau Rikkes II.
Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kaltara, Kombes Warsono, mengatakan sidang ini sebagai penentu dari proses seleksi Bintara Brimob Tahun Anggaran 2026.
"Polda Kaltara berkomitmen untuk menjalankan proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Kita ingin melahirkan personel yang sehat, kompeten, dan berintegritas. Semua berjalan objektif, tanpa pengecualian,” kata Kombes Warsono, Kamis, 11 Deseember.
Peserta sebelumnya telah melewati rangkaian panjang mulai proses administrasi, tes psikologi hingga kesamaptaan jasmani.
"Sidang ini jadi penentu akhir sebelum mereka memasuki pemeriksaan kesehatan yang lebih detail," jelas dia.
Karo SDM mengungkapkan, sebanyak 42 peserta dinyatakan lulus dan memenuhi syarat serta berhak melangkah ke Rikkes II, sementara 123 peserta lainnya dinyatakan tidak Terpilih karena keterbatasan kuota.
"Rikkes II ini langkah penting untuk memastikan personel Brimob yang kelak bertugas benar-benar siap secara mental, fisik, dan moral. Apalagi, tugas Brimob penuh risiko dan menuntut calon memiliki kesiapan yang tidak hanya dibuktikan melalui angka, tetapi juga melalui keteguhan hati," kata dia.
Dengan proses ketat dan terbuka seperti ini, Polda Kaltara berharap dapat melahirkan personel terbaik yang akan mengemban tugas negara, terutama di wilayah perbatasan yang membutuhkan kehadiran aparat yang tangguh dan berintegritas.