Depok– Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah meminta pemerintah meninjau kembali izin konversi hutan untuk kegiatan komersial. Ia menilai evaluasi izin sangat penting untuk mencegah bencana serupa pada masa mendatang.
Heri menyampaikan pernyataan tersebut melalui keterangan pers yang diterima di Depok, Minggu, 7 Desember. Ia menekankan bahwa wilayah penyangga air harus mendapat perlindungan maksimal dari eksploitasi yang berlebihan.
Menurut Heri, bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan pentingnya menjaga kelestarian hutan. Ia menilai banyaknya kayu gelondongan saat banjir bandang menjadi bukti adanya kerusakan hutan.
“Pemerintah perlu me-review izin konversi hutan terutama di wilayah yang merupakan aliran air/penyangga air saat curah hujan tinggi,” kata Heri Hermansyah.
Heri menjelaskan bahwa bencana tersebut merupakan perpaduan cuaca ekstrem dan degradasi lingkungan. Ia menegaskan bahwa kedua faktor itu harus ditangani secara bersamaan oleh pemerintah.
BACA JUGA:
“Peristiwa di tiga provinsi itu merupakan gabungan dua hal yaitu cuaca yang kurang bersahabat dan kerusakan alam,” katanya menegaskan.
Ia meminta pemerintah menindak tegas praktik pembalakan liar di kawasan hutan. Heri juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil tanpa tebang pilih.
“Namun yang juga penting adanya penegakan hukum atas pelanggaran tersebut tanpa tebang pilih,” ungkapnya
Heri mencontohkan langkah Pemerintah Jawa Barat yang merapikan aliran air setelah bencana awal tahun. Ia menyebut upaya menjaga hutan dan meninjau aktivitas komersial perlu diperluas ke wilayah rawan.
Menurutnya, langkah tersebut menjaga keseimbangan alam di kawasan terdampak. Ia menilai pendekatan itu relevan bagi daerah yang kini mengalami bencana.
“Semua itu dilakukan untuk menjaga kesetimbangan alam. Hal ini dapat dieskalasi di wilayah remote yang saat ini kena bencana,” katanya.
Heri menambahkan bahwa akademisi UI siap membantu pemerintah mengevaluasi kebijakan konversi hutan. Ia mengatakan akademisi dapat mempercepat strategi reforestasi di berbagai wilayah.
“Kami bisa membantu mendorong akselerasi strategi reforestasi utk menjaga hutan dan isinya lestari,” katanya.
UI, lanjut Heri, memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan sejak lama. Ia menyebut UI mengelola hutan kota tropis yang tumbuh alami selama 30 tahun.
“UI saat ini memiliki hutan kota tropis yang tumbuh alami selama 30 tahun sejak memindahkan kampus utamanya ke Depok,” kata Heri.
Heri berharap kebijakan pemerintah semakin berpihak pada perlindungan hutan. Ia menilai kebijakan kuat akan membantu mengurangi risiko bencana pada masa depan.