Bagikan:

JAKARTA - Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menggagalkan operasi intelijen militer Ukraina untuk membajak jet tempur MiG-31 Rusia yang dilengkapi rudal hipersonik Kinzhal untuk melakukan serangan palsu terhadap pangkalan udara terbesar Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), ungkap kantor pers FSB.

"Dinas Keamanan Federal telah mengungkap dan menggagalkan operasi yang dilakukan oleh Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina dan para pengawasnya di Inggris untuk membajak jet tempur supersonik MiG-31 Rusia, yang dilengkapi rudal hipersonik Kinzhal, dan menerbangkannya ke luar negeri," demikian pernyataan kantor pers tersebut, melansir TASS 11 November.

"Untuk membajak pesawat tersebut, perwira intelijen militer Ukraina mencoba merekrut pilot Rusia dengan tawaran 3 juta dolar AS. Dinas rahasia kemudian berencana mengirim jet yang membawa rudal Kinzhal ke wilayah pangkalan udara NATO terbesar di Eropa tenggara, di Kota Constanta, Rumania, di mana pesawat tersebut dapat ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara," ungkap FSB.

"Langkah-langkah yang diambil telah menggagalkan rencana dinas intelijen Ukraina dan Inggris untuk melakukan provokasi skala besar," tandas pernyataan itu.

Mengutip Al Arabiya dari Reuters, Kinzhal adalah rudal balistik Rusia yang diluncurkan dari udara yang disebut Moskow hipersonik, mampu mencapai kecepatan sangat tinggi dan bermanuver di jalur penerbangan yang dirancang untuk mempersulit pertahanan udara untuk melacak dan mencegatnya.

Sementara itu, Constanta merupakan lokasi pangkalan militer NATO terbesar di Eropa, yang saat ini sedang dibangun. Kota ini akan menampung 10.000 prajurit NATO, keluarga dan personel teknis.

Namun, media berspekulasi jumlah pasukan NATO dapat berlipat ganda, yang berpotensi menjadikan pangkalan tersebut salah satu pusat pasokan bantuan terbesar bagi Ukraina, termasuk amunisi dan peralatan militer.

Pangkalan ini diperkirakan akan beroperasi penuh pada tahun 2040. Saat ini, sekitar 5.000 prajurit NATO ditempatkan di sana, terutama dari Amerika Serikat, Polandia, Prancis dan Spanyol.