Bagikan:

JAKARTA - Otoritas Taiwan mengevakuasi lebih dari 3.000 orang pada Hari Selasa, mengeluarkan peringatan darat akan kedatangan Topan Fung-wong, yang diperkirakan akan menurunkan hujan lebat di pesisir timur pegunungannya, yang baru-baru ini diterjang topan lain.

Topan Fung-wong yang melemah diperkirakan akan menghantam daratan pada hari Rabu di pesisir barat daya pulau itu di sekitar pelabuhan utama Kaohsiung, setelah menewaskan 18 orang saat menerjang Filipina.

"Fung-wong mungkin telah diturunkan statusnya menjadi topan lemah, tetapi kita tetap tidak boleh lengah," ujar Wali Kota Taipei Chen Chi-mai kepada para wartawan, melansir Reuters 11 November.

Sementara itu, Presiden Taiwan Lai Ching-te mengimbau masyarakat untuk menjauhi pegunungan, pantai dan area lain yang berpotensi berbahaya, dalam unggahan di halaman Facebook-nya.

Terpisah, Kementerian Perhubungan mengatakan 66 penerbangan, sebagian besar domestik, dibatalkan pada Hari Selasa.

Topan Fung-wong diperkirakan akan melintasi wilayah Taiwan bagian bawah dan memasuki Samudra Pasifik di sepanjang pesisir wilayah timur yang berpenduduk jarang, Taitung dan Hualien.

September lalu, topan yang menerjang Hualien menimbulkan banjir dan menewaskan 18 orang di Hualien.

Pemerintah, yang telah memerintahkan evakuasi di Kota Guangfu, lokasi banjir mematikan tersebut, mengatakan 3.337 orang di empat wilayah dan kota telah dipindahkan ke daerah yang lebih aman.

Hualien menutup sekolah dan kantor pada Hari Selasa, begitu pula wilayah tetangganya, Yilan.

Diketahui, sebagian besar korban tewas di Filipina disebabkan oleh tanah longsor di pegunungan Cordillera utara, pejabat senior pertahanan sipil Raffy Alejandro mengatakan dalam sebuah pengarahan, dengan dua orang dilaporkan hilang dan 28 orang terluka.