JAKARTA - Personel Brimob bersenjata lengkap masih berjaga di depan pintu gerbang SMA Negeri 72 Jakarta yang berada di dalam Komplek TNI AL, Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 7 November, malam, pasca ledakan yang terjadi.
Satu unit mobil Gegana Korps Brimob bertuliskan "Teknisi Bom" juga masih terparkir di sisi kanan depan pagar gedung SMAN 72 Jakarta.
Dari pantauan VOI di lokasi, sementara akses Jalan Prihatin, RT 08/02, Kelurahan Kelapa Gading Barat, masih ditutup.
Warga sekitar tak dapat melintasi akses jalan yang berada di depan gedung sekolah TKP ledakan itu. Di ujung jalan juga masih dijaga oleh petugas gabungan TNI - Polri.
Hingga Jumat malam, belum ada keterangan resmi yang diberikan oleh petugas gabungan TNI dan Polri yang berada di lokasi. Sementara tim Gegana juga masih berada di dalam sekolah tersebut.
BACA JUGA:
Ledakan yang terjadi di Masjid area SMAN 72 Jakarta sempat membuat geger sejumlah warga di Jalan Prihatin, RT 08/02, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Suara ledakannya besar, bunyinya satu kali tapi besar. Itu mah bom," ujar ER (25) salah satu warga yang tinggal di sekitar SMAN 72 Jakarta kepada VOI, Jumat, 7 November, siang.
ER mengatakan, kejadian itu terdengar saat berlangsungnya ibadah sholat Jumat.
"Kejadian pas jumatan. Setelah terdengar bom, terdengar dua kali suara tembakan," katanya.
Setelah terjadi suara ledakan bom disusul dua kali suara tembakan, ER pun berusaha mencari sumber suara tersebut.
Namun saat keluar dari rumahnya, ER melihat sudah ada sejumlah pelajar SMAN 72 yang berlarian dari dalam area sekolah.