JAKARTA - Militer Israel memperingatkan penduduk tiga desa di Lebanon selatan untuk mengungsi dari area yang ditunjukkan pada peta. Israel bakal menyerang infrastruktur Hizbullah Lebanon di area tersebut.
“Penduduk bangunan yang ditandai di desa Aita al-Jabal, Al-Tayyiba, dan Tayr Debba disarankan untuk mengungsi,” kata juru bicara militer Israel Avichay Adraee di X dilansir Reuters, Kamis, 6 November.
Sebelumnya Hizbullah Lebanon mengatakan kelompoknya memiliki hak yang sah untuk melawan pendudukan (Israel). Hizbullah menegaskan akan mendukung tentara Lebanon.
Meskipun Lebanon terikat oleh gencatan senjata, Hizbullah tidak berkewajiban untuk terlibat dalam negosiasi politik dengan Israel.
BACA JUGA:
Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sudah memperingatkan kelompok militan Hizbullah sedang berusaha untuk membangun kemmbali kekuatan persenjataannya. Netanyahu menegaskan hak Israel membela diri berdasarkan perjanjian gencatan senjata tahun lalu jika Lebanon gagal melucuti senjata kelompok tersebut.
Pada rapat kabinet, PM Netanyahu mengatakan Israel akan "bertindak seperlunya", jika Lebanon tidak mengambil langkah-langkah untuk mencegah wilayahnya menjadi front baru.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, juga mengatakan pemerintah Lebanon harus memenuhi komitmennya untuk melucuti senjata Hizbullah dan mengusir kelompok tersebut dari Lebanon selatan.
Ia mengatakan, upaya penegakan hukum yang maksimal akan terus berlanjut dan diintensifkan untuk melindungi penduduk Israel di utara.