Bagikan:

JAKARTA - Raja Inggris Charles III telah mencabut gelar pangeran adiknya, Andrew, dan memaksanya keluar dari rumahnya di Windsor, ungkap Istana Buckingham pada Hari Kamis, dalam upaya menjauhkan keluarga kerajaan darinya terkait hubungan dengan skandal Jeffrey Epstein.

Andrew (65) adik Charles dan putra kedua mendiang Ratu Elizabeth II, telah berada di bawah tekanan yang semakin besar dalam beberapa tahun terakhir atas perilakunya dan hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual, Epstein. Awal bulan ini, ia dipaksa untuk berhenti menggunakan gelar Duke of York.

Raja Charles III kini meningkatkan tindakannya terhadap Andrew dengan mencabut semua gelarnya, sehingga ia hanya dikenal sebagai Andrew Mountbatten Windsor.

Pernyataan Istana Buckingham menyatakan, pemberitahuan resmi telah disampaikan kepada Andrew untuk menyerahkan sewa rumah besarnya di Royal Lodge di Windsor Estate, sebelah barat London, dan ia akan pindah ke akomodasi pribadi alternatif di Sandringham Estate di Inggris timur, melansir Reuters 31 Oktober.

Keputusan Raja Charles III menandai salah satu langkah paling dramatis terhadap seorang anggota keluarga kerajaan dalam sejarah Inggris modern.

"Kecaman ini dianggap perlu, meskipun ia terus membantah tuduhan terhadapnya," kata pihak istana.

"Yang Mulia ingin menegaskan bahwa pikiran dan simpati terdalam mereka telah, dan akan tetap bersama, para korban dan penyintas segala bentuk pelecehan," lanjutnya.

Jauh sebelumnya, Andrew pernah dianggap sebagai perwira angkatan laut yang gagah dan bertugas di militer selama Perang Falklands dengan Argentina pada awal 1980-an.

Namun, ia terpaksa mengundurkan diri dari perannya sebagai duta besar perdagangan Inggris pada tahun 2011, sebelum mengundurkan diri dari semua tugas kerajaan pada tahun 2019 dan kemudian dicabut dari hubungan militer dan perlindungan kerajaannya pada tahun 2022, di tengah tuduhan pelecehan seksual yang selalu ia bantah.

Awal bulan ini, korespondensi antara Andrew dan Epstein dari tahun 2011, yang diterbitkan oleh Mail on Sunday dan The Sun, mengungkapkan Andrew memberi tahu Epstein mereka harus "tetap berhubungan dekat" dan bahwa mereka akan "bermain lagi segera".

Sebuah sumber istana mengatakan, meskipun Andrew terus menyangkal tuduhan terhadapnya, jelas telah terjadi kesalahan penilaian yang serius. Sumber tersebut mengatakan keputusan itu diambil oleh Raja Charles III, tetapi mendapat dukungan dari keluarga besar, termasuk pewaris takhta, Pangeran William.

Keputusan untuk memaksa Andrew pindah dari Windsor juga penting setelah surat kabar melaporkan ia tidak membayar sewa rumah besarnya yang berisi 30 kamar selama dua dekade, setelah sebelumnya membayar renovasi.

Dalam intervensi politik yang jarang terjadi terhadap cara kerja keluarga kerajaan, sebuah komite Parlemen Inggris pada Hari Rabu mempertanyakan apakah Andrew seharusnya masih tinggal di rumah tersebut.

Jajak pendapat menunjukkan, keluarga kerajaan telah kehilangan dukungan dari generasi muda selama bertahun-tahun. Raja Charles, dengan dukungan William yang berusia 43 tahun, telah bertindak untuk melindungi institusi tersebut, yang menurut para ahli merupakan prioritas setiap raja.

Pada tahun 1936, Edward VIII dipaksa turun takhta, lebih dari setahun setelah naik takhta, agar ia dapat menikahi seorang sosialita Amerika yang telah bercerai. Ia mempertahankan gelar Duke of Windsor tetapi sebagian besar diusir dari Inggris.