JAKARTA - NATO menyatakan dukungannya jika Lituania melakukan tindakan tegas terhadap sekutu Rusia, Belarus, atas pelanggaran wilayah udara belum lama ini.
Puluhan balon helium berisi rokok selundupan dari wilayah Belarus memasuki ruang udara Lituania pekan lalu memaksa penutupan dua bandara di negara itu. Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, mendukung upaya-upaya Lituania membela diri.
"NATO mendukung Lituania," kata Rutte di akun X-nya pada Selasa waktu setempat.
Dia mengatakan NATO telah bertindak atas pelanggaran wilayah udara tersebut dengan meningkatkan kesiapsiagaan pasukannya di Lituania.
"Termasuk melalui pengawasan udara yang saat ini disediakan oleh Spanyol dan Hongaria serta pasukan NATO yang dipimpin oleh Jerman," ujarnya.
Rutte juga mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden Lituania Gitanas Nauseda mengenai insiden yang disebut UE sebagai "serangan hibrida" tersebut.
Lituania merupakan anggota NATO dan Uni Eropa (UE), telah mengeluarkan kebijakan tegas imbas insiden ini dengan menutup dua perlintasan perbatasannya dengan Belarus.