JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim mereka yang menyarankan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi terhadap industri minyak Rusia jutru menentang AS.
Ia mengatakan situasi minyak Rusia di pasar dunia telah dibahasnya dengan Trump.
"Jika volume minyak dan produk minyak bumi kita [Rusia] merosot di pasar dunia, hal itu akan menyebabkan lonjakan harga minyak dan produk minyak bumi, termasuk di SPBU, dan AS tidak terkecuali," kata Putin kepada wartawan, dikutip dari Tass, Jumat 24 Oktober.
Trump mengatakan situasi minyak Rusia dipertimbangkan berdasarkan keperluan domestik sehingga apa yang disarankan 'pembisik' Trump sebenarnya tidak benar.
"Dan jika kita mempertimbangkan kalender politik domestik di negara-negara bagian, jelas betapa sensitifnya beberapa proses di sini. Dan mereka yang menyarankan keputusan semacam itu kepada pemerintahan saat ini perlu memahami untuk siapa mereka bekerja," sambung Trump.
Pada 22 Oktober, AS menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 30 anak perusahaan mili Rusia, Rosneft dan Lukoil. Pembatasan ini tidak berlaku untuk transaksi mereka dengan Konsorsium Pipa Kaspia (CPC), yang digunakan oleh AS, dan Tengizchevroil.