JAKARTA - Arab Saudi akan memiliki destinasi multiguna baru yang membentang seluas dua juta meter persegi di samping Masjidil Haram, Makkah.
Diumumkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, "Gerbang Raja Salman" akan dikembangkan oleh perusahaan milik Dana Investasi Publik, Rua AlHaram AlMakki Co., menurut Saudi Press Agency (SPA).
Proyek ini bertujuan untuk menciptakan lompatan kualitatif dalam pengembangan infrastruktur Mekah, khususnya wilayah pusatnya, untuk menetapkan tolok ukur global baru bagi pembangunan perkotaan, tambah siaran pers tersebut.
"Proyek Gerbang Raja Salman ditandai dengan lokasi strategis di sebelah Masjidil Haram, dan merupakan destinasi multiguna yang terutama bertujuan untuk meningkatkan sistem layanan yang disediakan, dan menyediakan fasilitas hunian, budaya, dan layanan di sekitar Masjidil Haram," kata SPA, seperti melansir Arab News 17 Oktober.
Proyek ini juga akan menambah kapasitas yang signifikan untuk menampung sekitar 900.000 jamaah di ruang salat dalam ruangan dan halaman luar ruangan.
Selain itu, proyek ini akan terhubung dengan transportasi umum untuk memudahkan akses ke Masjidil Haram, dan bertujuan untuk melestarikan warisan sejarah dan budaya Makkah dengan mengembangkan dan merehabilitasi hampir 19.000 meter persegi kawasan budaya dan warisan.
BACA JUGA:
Proyek ini juga akan berkontribusi pada tujuan diversifikasi ekonomi Visi Saudi 2030 dengan menciptakan lebih dari 300.000 lapangan kerja pada tahun 2036.
HRH Crown Prince announces the launch of #King_Salman_Gate, a transformative multi-use development in the Holy City of Makkah. pic.twitter.com/JLxCi8J50W
— Public Investment Fund (@PIF_en) October 15, 2025