Bagikan:

JAKARTA - Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan Washington tidak ingin meningkatkan konflik perdagangan dengan China.

Bessent memastikan Presiden AS Donald Trump siap bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan akhir bulan ini.

Bessent mengatakan dalam acara CNBC, para pejabat dari kedua negara berkomunikasi setiap hari untuk mengatur pertemuan tersebut, dan Washington tidak ingin memisahkan diri dari ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Ia mengatakan konflik perdagangan antara kedua negara tidak memanas lebih lanjut berkat kepercayaan antara Trump dan Xi.

Kedua negara tampaknya siap untuk kembali terlibat dalam perang dagang habis-habisan akhir pekan lalu, setelah Tiongkok pada pekan lalu mengumumkan perluasan besar-besaran kendali ekspor tanah jarangnya.

Trump merespons pada Jumat pekan lalu dengan mengancam akan menaikkan tarif barang-barang China ke tingkat tiga digit, yang membuat pasar keuangan dan hubungan AS-Tiongkok terpuruk.

Dilansir Reuters, Rabu, 15 Oktober, Bessent dan pejabat lainnya telah berupaya memulihkan hubungan dalam serangkaian wawancara minggu ini.

Pada Rabu, Bessent mengatakan Tiongkok jelas berniat untuk mengambil tindakan "sejak awal," menolak klaim Beijing, tindakan tersebut merupakan respons terhadap tindakan AS.

Bessent mengatakan kepada CNBC, seorang pejabat perdagangan Tiongkok tingkat rendah telah mengancam akan "menimbulkan kekacauan" jika AS melanjutkan penerapan biaya pelabuhan untuk kapal-kapal China pada Agustus.

"Ada seorang pejabat perdagangan tingkat rendah yang sedikit tidak waras di sini pada bulan Agustus mengatakan Tiongkok akan menimbulkan kekacauan pada sistem global jika AS melanjutkan penerapan biaya dok untuk kapal-kapal Tiongkok," kata Bessent.