JAKARTA - Pertunjukan seni budaya, pakaian dan kuliner Indonesia menyemarakan resepsi diplomatik Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bucharest, Rumania pada Hari Kamis.
Duta Besar RI untuk Rumania merangkap Moldova Meidyatama Suryodiningrat menegaskan pentingnya persatuan dalam keberagaman Indonesia serta komitmen membangun dunia yang damai.
"Misi Indonesia adalah menjalin hubungan melalui diplomasi budaya, keterlibatan antarmasyarakat, serta kerja sama politik dan ekonomi. Seperti disampaikan Presiden Prabowo Subianto, seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak," kata Dubes Meidyatama, melansir keterangan KBRI Bucharest 20 September.
Resepsi diplomatik yang dikemas dalam bentuk "A Night of Indonesia" ini menyuguhkan kekayaan dan keanekaragaman budaya, serta kehangatan dan
keramahtamahan bangsa Indonesia.
Dubes Meidyatama melakukan prosesi pemotongan tumpeng nasi kuning dan menyerahkannya kepada tamu kehormatan dan pejabat lainnya di Rumania sebagai bentuk kebersamaan dan persahabatan yang erat.
Penampilan Tari Piring dan Tari Jaipong dari Sanggar Tari Artina, Indonesia menjadi suguhan budaya yang mempesona dan sarat makna.
Pertunjukan angklung oleh Manshur Angklung dengan medley lagu daerah Nusantara dan Hymne of Europe "Ode to Joy" memberikan sensasi autentik. Tak hanya sampai di situ, para tamu undangan juga diajak secara interaktif memainkan lagu "Can't Help Falling in Love" dan "We Are the Champion" dengan memainkan angklung yang dibagikan kepada membuat suasana penuh semangat dan
kebersamaan.
Resepsi diplomatik ini dihadiri oleh pejabat Rumania seperti Secretary of State for Strategic and Global Affairs Kementerian Luar Negeri Rumania Ana Cristina Tinca, Ketua Kelompok Persahabatan Parlemen Rumania-Indonesia Alexandra Presura, Ketua Mahkamah Konstitusi Rumania Simina Elena Tanasescu, serta perwakilan korps diplomatik negara-negara sahabat di Rumania
Hadir juga para tamu undangan lainnya, seperti dari kalangan bisnis, akademisi, sahabat dan diaspora Indonesia di Rumania, termasuk Konsul Kehormatan RI di Constanta dan Atase Pertahanan RI di Beograd, Serbia Kolonel Cpl Budi Alamsyah.
Indonesia memiliki potensi kerja sama besar dengan Rumania, seperti di bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, termasuki kerja sama dengan Uni Eropa, kata Ana Cristina Tinca.
"Rumania memiliki keunggulan di bidang pertanian, teknologi, dan energi terbarukan, sementara Indonesia menonjol dalam pertanian, industri digital, dan manufaktur. Dengan memfokuskan kerja sama pada sektor-sektor ini, kita dapat memiliki gambaran nyata mengenai potensi besar yang dapat diwujudkan oleh kedua negara di masa depan," jelasnya.
Dalam resepsi diplomatik ini dipamerkan juga sejumlah produk Indonesia, termasuk berbagai corak batik dan peragaan membatik dari Batik House Indonesia.
BACA JUGA:
Rangkaian seni budaya dipadukan dengan kuliner khas Indonesia seperti sate Padang, sup tekwan, pastel, kue putu ayu dan keripik bawang menggambarkan keragaman cita rasa Indonesia.
Tayangan visual tentang Indonesia dan hubungan Indonesia-Rumania turut memperkuat pesan diplomasi Indonesia.
Resepsi diplomatik KBRI Bucharest ini merupakan perayaan tiga tonggak sejarah unik di tahun 2025. Selain peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, resepsi ini juga dalam rangka peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rumania dan 70 tahun Konferensi Asia Afrika.