Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI kembali menggelar Indonesia-Latin America and the Caribbean (INALAC) di Brasil, menyusul kesuksesan penyelenggaraan sejak tahun 2019 hingga 2024 lalu.

INALAC Business Mission di Sao Paolo, Brasil digelar pada 22-23 September. Forum bisnis ini digelar sebagai bentuk penajaman diplomasi ekonomi, terkait dengan upaya Kemlu RI terus memperkuat komitmennya untuk mendorong peningkatan perdagangan dan investasi Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Mengusung tema "Charging Towards Sustainable and Resilient Business Partnerships", Indonesia dan kawasan akan lanjutkan kolaborasi bisnis dengan fokus pada pembangunan kemitraan baru yang berkelanjutan dan makin tangguh di tengah tantangan global, kata Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangannya, Kamis 18 September.

Sao Paolo dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan tahun ini, mengingat posisi strategisnya sebagai pusat bisnis terbesar di Brasil, maupun untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia, dengan kontribusi lebih dari 30 persen terhadap PDB Brasil serta ekosistem perdagangan dan keuangan yang kuat.

Dalam misi bisnis kali ini, Kementerian Luar Negeri memfasilitasi lebih dari 15 pelaku usaha Indonesia skala menengah ke besar, untuk mempromosikan produk unggulan di sektor energi, otomotif, kesehatan, makanan dan minuman, hingga industri strategis.

Nantinya, misi bisnis di Sao Paolo ini akan mempertemukan para pelaku bisnis Indonesia dengan 200 pelaku bisnis yang targeted sesuai sektor, melalui rangkaian kegiatan mencakup table top exhibition, business pitching, business matching dan networking events serta kunjungan lapangan ke mitra bisnis di São Paulo.

Kawasan Amerika Latin dan Karibia merupakan mitra bisnis penting dan pasar non tradisional yang sangat potensial untuk mendukung peningkatan ekonomi nasional. Kementerian Luar Negeri berkomitmen penuh untuk dukung penguatan interaksi antar para pelaku bisnis.

Diketahui, setelah lima kali penyelenggaraan INALAC Business Forum di Jakarta (2019-2023), INALAC tahun lalu untuk pertama kalinya digelar di kawasan, tepatnya Peru. Misi bisnis INALAC di Sao Paolo merupakan misi ke-2 yang diselenggarakan di kawasan.

Terobosan baru dengan membawa INALAC Business Forum and Trade Mission ke Lima, Peru pada September 2024 berbuah manis. INALAC 2024 yang digelar pada 11-13 September 2024 mampu membukukan transaksi sekitar Rp16,2 triliun, meningkat drastis hingga 157 persen, kata Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu RI Duta Besar Umar Hadi ketika itu.

Nilai perdagangan Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia tercatat meningkat signifikan, dari 7,59 miliar dolar AS pada tahun 2018 menjadi 14,43 miliar dolar AS pada tahun 2024.

Kemlu RI mengharapkan forum ini semakin mempererat hubungan ekonomi Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia, sekaligus mendukung agenda penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di tingkat global.