Bagikan:

JAKARTA -  Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan rencana Uni Eropa untuk menghentikan impor energi dan komoditas Rusia lebih cepat tidak akan mempengaruhi Rusia.

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen sebelumnya mengatakan pihaknya akan mengusulkan penghentian impor bahan bakar fosil Rusia yang lebih cepat.

"Mereka (negara-negara Eropa) keliru meyakini bahwa kelanjutan kebijakan sanksi dapat memengaruhi posisi Federasi Rusia," ujar Peskov dalam konferensi pers harian dilansir Reuters, Rabu, 17 September.

"Rusia, yang membela kepentingan nasionalnya, tentu saja tidak terpengaruh oleh sanksi ini dan tiga tahun terakhir telah membuktikan hal ini dengan jelas," imbuhnya.

Perekonomian Rusia telah menunjukkan ketahanan dalam menghadapi sanksi yang dijatuhkan oleh Barat terkait konflik di Ukraina, meskipun juga bergulat dengan inflasi yang terus tinggi dan defisit anggaran yang meningkat, sebagian akibat peningkatan tajam belanja militer.

Meskipun ada sanksi, UE masih mengimpor energi dan komoditas Rusia senilai miliaran euro, mulai dari gas alam cair hingga uranium yang diperkaya, meskipun impor minyak dan gas Rusia telah anjlok.