JAKARTA - Paus Leo mengecam kondisi "tak terelakan" yang dihadapi warga Palestina di Gaza seraya menyuarakan solidaritas dengan warga sipil. Paus kembali menyerukan gencatan senjata dalam perang antara Israel dan Hamas.
"Saya menyampaikan rasa keeratan saya yang mendalam kepada rakyat Palestina di Gaza, yang terus hidup dalam ketakutan dan bertahan hidup dalam kondisi yang tak terelakan, terpaksa meninggalkan tanah mereka lagi," kata Paus dalam audiensi umum mingguan di Vatikan dilansir Reuters, Rabu, 17 September.
Israel diketahui mulai melancarkan serangan darat besar-besaran di Kota Gaza pada Selasa.
Militer memaksa ratusan ribu orang mengungsi dari rumah mereka di tengah apa yang disebut penduduk sebagai pemboman terberat dalam dua tahun perang.
BACA JUGA:
Paus kembali menyerukan gencatan senjata, pembebasan sandera yang ditawan di Gaza, dan solusi diplomatik yang dinegosiasikan untuk konflik tersebut. Ia mengajak umat beriman untuk bergabung dengannya dalam doa "agar fajar perdamaian dan keadilan segera terbit".
Leo yang terpilih sebagai paus AS pertama pada Mei, meningkatkan seruannya untuk menghentikan perang di Gaza dalam beberapa minggu terakhir.