JAKARTA - Telur sudah lama menjadi salah satu makanan favorit banyak orang. Selain harganya terjangkau dan mudah diolah, telur juga dikenal sebagai sumber protein yang praktis. Namun siapa sangka, selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, telur ternyata bisa membantu meningkatkan kehidupan seksual.
Menurut ahli gizi Aliya Porter, putih dan kuning telur memiliki kandungan gizi yang berbeda.
“Putih telur lebih rendah lemak dan kalori, serta tetap merupakan sumber protein yang baik. Sementara kuning telur mengandung vitamin larut lemak (A, D, E, K), vitamin B2, B12, folat, serta mineral penting seperti yodium, fosfor, dan selenium,” jelas Porter, dikutip dari laman Women's Health pada Sabtu, 13 September 2025.
Ahli gizi Ruchi Bhuwania Lohia menambahkan putih telur punya keunggulan tersendiri.
BACA JUGA:
“Putih telur mengandung sembilan asam amino esensial dengan rasio optimal. Hal ini menjadikan telur sebagai salah satu sumber protein berkualitas terbaik,” ungkap Lohia.
Telur bisa diolah dengan berbagai cara, tapi cara memasaknya berpengaruh pada kandungan gizinya.
“Memasak telur membuat proteinnya lebih mudah dicerna. Namun, memasak terlalu lama bisa mengurangi beberapa vitamin, sedangkan memasak dengan minyak berlebih akan menambah lemak dan kalori,” jelas Porter.
Lohia menambahkan cara terbaik adalah direbus setengah matang atau dipanggang dengan sedikit minyak.
“Telur rebus lebih banyak nilai antioksidan. Omelet juga bagus karena bisa ditambahkan sayuran dan rempah untuk meningkatkan nilai gizinya," kata Lohia.
Tidak ada batas resmi dari NHS (National Health Service, Inggris) soal konsumsi telur. Namun Porter mengingatkan agar tidak berlebihan.
“Satu sampai dua butir telur per hari sudah cukup ideal. Intinya, jangan sampai konsumsi telur membuat kita melewatkan variasi makanan bergizi lain,” ucap Porter.
Selain kaya protein, telur juga bisa membantu program penurunan berat badan karena sifatnya yang mengenyangkan.
“Protein dalam telur membantu menstabilkan gula darah dan membuat kenyang lebih lama, sehingga mengurangi keinginan untuk mengemil,” kata Lohia.
Lohia menegaskan bahwa mitos tentang kolesterol pada kuning telur kini sudah terbantahkan.
“Penelitian terbaru menunjukkan kolesterol dari makanan hanya sedikit berpengaruh terhadap kadar kolesterol darah. Jadi, telur utuh tetap aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang sehat,”
Salah satu manfaat mengejutkan dari telur adalah kaitannya dengan kehidupan seksual.
“Telur kaya vitamin B yang berperan dalam mengatur hormon dan mengurangi stres." jelas Lohia.
Lohia menyebut kandungan kolin dalam telur berfungsi sebagai prekursor asetilkolin, yang penting untuk sinyal saraf dan gairah seksual.
"Selenium yang terdapat dalam kuning telur berperan dalam pembentukan sperma serta kesehatan reproduksi secara keseluruhan." ujar Lohia.