JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya, Abdul Kadir Karding, yang dinilainya berhasil mengonsolidasikan KP2MI sebagai kementerian baru dalam waktu kurang dari satu tahun.
“Apa yang diletakkan oleh Pak Karding beserta seluruh timnya, karena KP2MI baru jadi kementerian, dan saat ini strukturnya, organisasinya sudah bagus, sudah siap lepas landas, saya ucapkan terima kasih,” kata Mukhtarudin dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan dan kenal pamit KP2MI bersama Abdul Kadir Karding di Jakarta, Antara, Selasa malam.
Menurut Mukhtarudin, transisi dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menjadi kementerian merupakan proses yang rumit, terutama dalam membentuk satuan kerja baru serta menyesuaikan garis koordinasi.
Ia menilai Karding berhasil menyiapkan KP2MI agar bisa berjalan sesuai standar kementerian hanya dalam waktu 10 bulan. Hal itu memudahkannya saat mulai bertugas sebagai Menteri P2MI yang baru.
“Saya kembali mengucapkan terima kasih kepada Pak Karding dan seluruh timnya yang telah menetapkan pondasi sehingga meringankan tugas saya ke depan sebagai menteri dalam membangun kementerian ini sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.
Mukhtarudin berharap KP2MI dapat terus memenuhi harapan para pekerja migran Indonesia serta membawa manfaat besar bagi negara. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas amanah yang diberikan.
Sebagai pembantu presiden, ia menegaskan tekadnya untuk bekerja sesuai dengan garis-garis kebijakan Presiden Prabowo dalam Astacita, sekaligus berkomitmen menjalin komunikasi dengan Karding untuk mendapatkan masukan dalam memperjuangkan perlindungan PMI.
BACA JUGA:
Mukhtarudin sebelumnya merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Golkar. Ia dilantik sebagai Menteri P2MI pada Senin, 8 September bersama Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Ferry Joko Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Mochamad Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Haji dan Umrah, serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.