Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memiliki satu pesan kepada para atlet DKI Jakarta yang akan mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) DKI Jakarta sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di NTB dan NTT.

Pramono meminta kontingen atlet DKI dapat meraih prestasi juara umum dalam perhelatan olahraga tingkat nasional tiga tahun ke depan.

Hal ini diungkapkan Pramono dalam Apel Akbar dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat.

"Pesan saya hanya satu, juara umum. Saya tidak minta apa-apa, hanya minta juara umum. Mari kita bersama-sama mewujudkan keinginan kita bersama, bahwa Jakarta menjadi pusat atlet nasional yang mempunyai prestasi, bukan hanya nasional, tetapi juga internasional, kata Pramono, Minggu, 7 September.

Pramono menambahkan, Haornas menjadi motivasi bagi Jakarta yang tengah bertransformasi menuju kota global untuk semakin meningkatkan perannya dalam penyelenggaraan even nasional maupun internasional di Ibu Kota.

Di sisi lain, Pramono mengaku bangga terhadap atlet mahasiswa dan pelajar yang akan berlaga di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XXIX yang akan digelar di Solo dan Semarang, Jawa Tengah, pada 19–27 September 2025; Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XXVII; dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Pepapernas) XI pada 1–10 November 2025 di Jakarta.

Ia menegaskan, kehadiran para atlet mahasiswa di Pomnas menjadi bukti nyata bahwa Jakarta memiliki talenta yang cerdas, unggul, tangguh, dan siap bersaing untuk menjadi juara umum.

Begitu juga dengan Popnas dan Pepapernas yang menjadi ruang lahirnya atlet muda potensial dari berbagai daerah sekaligus menjadi wadah inklusif yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh anak bangsa, termasuk atlet disabilitas.

"Sebagai tuan rumah, Jakarta berkomitmen untuk memberikan penyelenggaran yang terbaik, transparan mulai dari proses manajemen hingga pembinaan olahraga pelajar di Indonesia," jelas Pramono.

Ia berharap, olahraga di Jakarta dan Indonesia semakin marak, mempunyai karakter, serta dapat menjadi identitas bangsa sekaligus penggerak ekonomi nasional.

“Ke depan, saya juga berharap Dispora DKI, KONI DKI, dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) DKI dapat menguatkan sinerginya dengan berbagai pihak untuk menjadikan Jakarta sebagai lumbung prestasi sekaligus pusat kegiatan olahraga nasional,” urainya.

Dalam apel tersebut, Pramono mengukuhkan 613 atlet, 118 pelatih, dan 105 asisten pelatih yang akan mengikuti Pelatda DKI Jakarta menuju PON XXII Tahun 2028 di NTB dan NTT; melepas 554 atlet DKI Jakarta yang akan berlaga di Pomnas 2025 di Solo dan Semarang; serta memulai hitung mundur resmi menuju Popnas XVII dan Pepapernas XI yang akan digelar di Jakarta pada 2025.