JAKARTA - Kepala Departemen Humas dan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Transjakarta Ayu Wardhani menjelaskan bahwa bus Transjakarta yang menabrak toko di Jalan Minangkabau, Jakarta Selatan, tidak memiliki gangguan atau masalah mesin.
Ayu juga menegaskan rem pada bus tidak blong saat insiden itu terjadi. Hal ini diungkapkan usai pengecekan internal oleh Transjakarta paxa bus yang menabrak toko tersebut.
"Transjakarta dan operator secara paralel sudah melakukan pengecekan, dan memastikan tidak ada kendala teknis. Kami sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut," kata Ayu dalam keterangannya, Minggu, 7 September.
Dalam kesempatan itu, Ayu mengungkap tidak ada korban jiwa atas bus yang menyeruduk toko-toko di kawasan Manggarai tersebut, melainkan satu orang mengalami luka. Transjakarta meminta maaf atas peristiwa ini. Biaya perobatan korban ditanggung oleh Transjakarta dan Damri selaku operator.
"Satu korban luka langsung dibawa ke RSCM dengan pendampingan Transjakarta dan operator, biaya sepenuhnya ditanggung Transjakarta dan operator," ujar dia.
Sopir Transjakarta inisial LK (44) menabrak toko di Jalan Raya Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan diduga karena kurang konsentrasi.
"Karena kurang hati-hati dan konsentrasi sehingga kendaraan tidak terkontrol dan oleng ke kanan, lalu menabrak toko," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani kepada wartawan, Sabtu, 6 September.
BACA JUGA:
Ruslani mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu siang pukul 11.30 WIB.
Pada awalnya, sang sopir saat itu berjalan dari arah Selatan di Jalan Minangkabau kemudian berputar balik di Jalan Dr. Saharjo.
Namun, karena kurang konsentrasi, bus itu malah menabrak toko dan menyebabkan seorang penjaganya inisial S (34) luka.
"Korbanluka pada pergelangan kaki kiri, pergelangan kaki kanan lecet dan mendapatkan pertolongan medis di RSCM Jakarta," ucapnya.
Dari kejadian tersebut, bus Transjakarta rusak bagian depan seperti kaca dan bumper serta halaman toko rusak.
Sebelumnya, viral di media sosial Instagram sebuah video yang memperlihatkan warga menonton ataupun merekam bus Transjakarta yang menabrak sebuah toko hingga rusak.