Bagikan:

JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengumbar janji akan menarik militernya dari Lebanon jika kelompok Hizbullah sepakat melucuti senjatanya pada akhir tahun 2025.

Mengutip AP, Senin 25 Agustus, Netanyahu mengangap keputusan Pemerintah Lebanon dalam mengupayakan pelucutan senjata Hizbullah penting. 

Hal itu sangat mungkin direspons dengan langkah-langkah balasan, termasuk pengurangan bertahap kehadiran militer Israel di Lebanon selatan.

Sejak perang Israel-Hizbullah berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi AS pada November 2025, Hizbullah mengatakan tidak akan membahas pelucutan senjata sampai Israel menarik diri dari lima bukit yang dikuasai di Lebanon. 

Hizbullah juga mengatakan kesepakatan terjadi jika serangan udara Israel yang hampir setiap hari ke Lebanon menewaskan ratusan orang, harus dihentikan terlebih dahulu.

Pemerintah berkuasa Lebanon saat ini berada di bawah tekanan AS dengan mendorong pelucutan senjata terhadap anggota Hizbullah. 

Upaya itu dinilai karena terus melemahnya Lebanon dan Hizbullah setelah perang selama 14 bulan dengan Israel, yang membuat banyak pemimpin politik dan militer Lebanon maupun Hizbullah tewas.