Bagikan:

JAKARTA – PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan bahwa kepulan asap dan percikan api yang muncul di area proyek MRT Jakarta Fase 2A, Kebon Sirih, pada hari ini, 23 Agustus, bukan berasal dari aktivitas konstruksi yang sedang berjalan.

Plt. Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo mengatakan, pada hari kejadian tidak ada pekerjaan konstruksi MRT Jakarta di lokasi tersebut.

"Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai adanya kepulan asap dan percikan api yang diduga berasal dari proyek MRT Jakarta Fase 2A di wilayah Kebon Sirih pada hari ini, 23 Agustus 2025, dengan ini kami sampaikan bahwa kejadian tersebut bukan berasal dari aktivitas konstruksi MRT Jakarta Fase 2A. Pada hari ini, tidak ada pekerjaan konstruksi MRT Jakarta yang berlangsung di area tersebut," ujar Ahmad dalam keterangannya, Sabtu.

Kata Ahmad, asap dan percikan api diketahui berasal dari utilitas kabel listrik milik pihak lain yang melintas di area proyek. "Insiden diketahui terjadi akibat kebakaran pada utilitas kabel listrik milik pihak lain yang melintas di area proyek MRT Jakarta Fase 2A," jelasnya.

Ia menambahkan, kebakaran pada kabel listrik tersebut sudah berhasil ditangani dan saat ini sedang dilakukan investigasi lebih lanjut oleh pemilik utilitas terkait.

"Penanganan insiden telah selesai dilakukan, dan saat ini sedang dilakukan investigasi lebih lanjut oleh pemilik utilitas terkait," kata Ahmad.

PT MRT Jakarta juga memastikan bahwa proyek MRT Fase 2A tetap berjalan sesuai rencana dan insiden tersebut tidak berdampak pada aktivitas konstruksi maupun keselamatan publik. Beredar di media sosial video yang memperlihatkan kepulan asap serta api yang berada di sekitaran proyek MRT Jakarta, Kebon Sirih.

Meski ada kejadian tersebut tidak mengganggu mobilitas kendaraan yang melintas di sana. Dalam video itu, tampak ada pekerja yang tengah membawa tabung APAR untuk memadamkan api.