JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menemui Perdana Menteri Kim Min-seok dan Menteri Luar Negeri Cho Hyun, saat melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan guna memperkuat kemitraan strategis kedua negara Hari Kamis.
Kunjungan ini dilakukan guna memperkuat hubungan bilateral Jakarta dengan pemerintahan baru Republik Korea (ROK) di bawah Presiden Lee Jae-myung.
Dalam kunjungan kehormatan dengan Perdana Menteri Kim Min-seok, kedua pihak menegaskan komitmen Presiden Lee dan Presiden Prabowo Subianto untuk keberlanjutan Kemitraan Strategis Khusus Indonesia–Korea, kata Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangan Direktorat Asia Timur, Kamis 21 Agustus.
Dalam kesempatan tersebut, PM Kim menyampaikan optimisme terhadap visi Indonesia Emas 2045 serta mendukung kesiapan ROK mendukung pencapaiannya, lanjut kementerian.
Sedangkan dalam pertemuan dengan Menlu Cho Hyun, kedua Menlu sepakat menindaklanjuti inisiatif presiden kedua negara untuk melakukan elevasi Kemitraan Strategis Khusus, yang rencananya akan diumumkan saat kunjungan Presiden Prabowo ke Korea Selatan atas undangan Presiden Lee.
Selain itu, kedua menteri juga membahas upaya memperkuat kerja sama konkret dalam mendukung program prioritas Asta Cita, khususnya di bidang ketahanan pangan, energi dan transformasi digital.
Menlu Sugiono menegaskan, kemitraan ekonomi Indonesia–Korea bersifat saling menguntungkan dan prospektif. ROK merupakan salah satu mitra dagang dan investor terbesar bagi Indonesia.
"Besarnya harapan saya agar sektor ekonomi kita dapat berkembang lebih dalam dan kuat," kata Menlu Sugiono.
Pada gilirannya, Menlu Cho menekankan Indonesia merupakan salah satu destinasi investasi utama bagi perusahaan-perusahaan Korea di kawasan, berharap dukungan Pemerintah Indonesia untuk memperkuat hal tersebut.
BACA JUGA:
Di bidang pertahanan, kedua Menlu sepakat untuk mendorong kerja sama industri pertahanan dan keamanan siber.
Selain hubungan bilateral, kedua Menlu juga membahas kemitraan ASEAN ROK, isu Palestina, serta dinamika geopolitik dan geo-ekonomi terkini.
Diketahui, Indonesia dan Korea Selatan telah menjalin hubungan diplomatik sejak 1973. Saat ini, kemitraan kedua negara berada pada level Kemitraan Strategis Khusus.