Bagikan:

JAMBI - Bupati Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno resmi menutup lima yayasan lembaga yang terafiliasi jaringan kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Muaro Jambi. Yayasan tersebut diketahui mengedarkan kotak amal untuk mencari bantuan dana.

“Kelima yayasan yang ditutup karena terafiliasi dengan NII yang ada di Kabupaten Muaro Jambi itu, di antaranya dua yayasan di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) dan masing-masing satu di Kecamatan Sungai Gelam, Mestong, dan Sungai Bahar,” kata Bambang Bayu Suseno di Jambi, Antara, Jumat, 15 Agustus. 

Penutupan itu ditandai dengan kehadiran langsung Bupati di Yayasan Amal Bakti Insan Madani, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jaluko, pada Kamis kemarin. 

Dalam kesempatan tersebut, Bambang mengimbau masyarakat Muaro Jambi lebih berhati-hati bergabung dalam organisasi, yayasan, atau lembaga yang berpotensi bertentangan dengan ideologi negara.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat lebih cermat berdonasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap terorisme dan radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan NKRI. Warga diminta melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada aparat penegak hukum.

“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial,” kata Bambang Bayu Suseno.

Bupati menegaskan, yayasan atau lembaga yang izinnya telah dicabut diberi waktu satu bulan untuk menarik kotak amal yang tersebar di wilayah Kabupaten Muaro Jambi maupun di luar daerah tersebut.

Apabila tidak dilakukan penarikan dalam batas waktu yang ditentukan, tim terpadu akan menertibkan dan menarik kotak amal itu, kemudian menyerahkannya kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muaro Jambi.