Bagikan:

JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengungkap Pemprov DKI menargetkan seluruh puskesmas tingkat kecamatan di Jakarta memiliki layanan psikologi pada tahun ini.

"Saat ini layanan psikologi di puskesmas kecamatan ada 38. Target tahun ini seluruhnya atau 44 puskesmas ada psikolog," kata Ani kepada wartawan, Rabu, 13 Agustus.

Ani berujar, penempatan psikolog di puskesmas merupakan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Di mana, Pasal 5 menyatakan bahwa negara menjamin hak warga untuk memperoleh layanan kesehatan mental tanpa diskriminasi.

"Dalam Pasal 46 sampai 48 juga disebutkan bahwa negara wajib menyediakan layanan kesehatan jiwa di semua tingkat, termasuk layanan primer," ujar Ani.

Selain itu, Pemprov DKI juga membuka layanan kesehatan psikologi untuk warga Jakarta. Disediakan satu platform agar warga bisa mendapatkan konsultasi layanan kesehatan psikologi secara hotline.

"Layanan telekonsultasi dengan Psikolog Klinis yang dapat diakses memalui JakCare secara gratis," ungkap dia.

Dalam aplikasi tersebut, Pemprov DKI juga menyiagakan layanan warga yang membutuhkan ambulans jika perlu dirujuk ke gawat darurat psikiatri.

"Akan ada ambulans yang akan membantu mengevakuasi bisa ke rumah sakit menyediakan layanan psikiatri. Lalu pusat rujukan nanti ada di RS Duren Sawit," imbuh Ani.