JAKARTA - Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian DPP Partai Golkar, Nusron Wahid, buka suara soal ramainya isu musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Golkar.
Nusron yang merupakan Menteri Agraria Tata Ruang (ATR) itu mengaku belum pernah diajak bicara mengenai hal itu oleh pihak Istana.
"Saya nggak pernah diajak bicara lingkaran Istana soal itu," ujar Nusron di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 6 Agustus.
Sehingga Nusron santai menyikapi kabar bakal adanya pergantian pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin.
"Makanya saya santai kan, santai disebut-sebut, nggak pernah diajak bicara dan nggak ngerti," tuturnya.
BACA JUGA:
Nusron menegaskan tak pernah bicara soal Munaslub Golkar. Apa lagi, katanya, membahas Munaslub Golkar dengan Istana.
Partai Golkar belakangan ini diterima isu Munaslub untuk mengganti Bahlil Lahadalia sebagai ketua umum. Digadang-gadang, Nusron yang akan menjadi salah satu kandidat sebagai calon ketua umum Golkar.
Isu Munaslub tersebut juga sudah dijawab Ketum Bahlil Lahadalia. Bahlil membantah isu yang disebut tidak jelas sumbernya itu.
"Inilah, masak, mau dipercaya berita yang nggak ada sumbernya, piye toh (gimana sih)," kata Bahlil usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu, 3 Agustus.