NATUNA - Tim SAR gabungan di Natuna, Kepulauan Riau, berhasil menemukan tiga pencari gaharu yang sebelumnya dilaporkan hilang di hutan Bukit Bedung dalam kondisi selamat dan sehat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna, Abdul Rahman, mengatakan ketiga korban ditemukan pada Minggu sore di kawasan hutan Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Korban kemudian dibawa ke kantor Basarnas untuk dimintai keterangan guna mengetahui kronologi hilangnya mereka.
Menurut Abdul Rahman, ketiga orang tersebut sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga pada Jumat malam, setelah tidak kunjung pulang selama lebih dari 10 hari berada di hutan.
Namun, berdasarkan keterangan yang diterima, korban sebenarnya tidak hilang, melainkan terjadi miskomunikasi antara mereka dan keluarga.
“Pada hari ketujuh, korban sempat menghubungi keluarga dan mengabarkan akan memperpanjang waktu pencarian gaharu hingga delapan hari. Setelah itu, komunikasi terputus karena peralatan komunikasi kehabisan baterai,” ujarnya dikutip dari Antara.
Keluarga mengira mereka akan pulang pada 8 Juli, namun karena tidak ada kabar hingga 11 Juli, keluarga akhirnya membuat laporan karena khawatir. Tim SAR memulai operasi pencarian pada Sabtu dan harus bermalam di hutan karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk pencarian malam hari, kemudian melanjutkan pencarian pada Minggu pagi.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Natuna, TNI, Polri, BPBD Natuna, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, komunitas trail NTAC, serta warga sekitar.
BACA JUGA:
“Saat ditemukan, para korban terkejut karena tidak menyangka telah dicari oleh banyak orang,” kata Abdul Rahman.