Bagikan:

JAKARTA - Jasad remaja 14 tahun bernama Alif Alfarizi ditemukan tewas terseret arus aliran air sejauh 1,3 kilometer dari lokasi awal kejadian. Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi tak bernyawa.

Sebelumnya, korban hilang tenggelam di Kali Sunter, Jalan I Gusti Ngurah Rai, RW 01, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu kemarin, Minggu 6 Juli.

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan, kemudian tubuh korban ditemukan tak bernyawa di Kali Sodong, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada Senin, 7 Juli. Saat pertama kali ditemukan, tubuh korban dalam posisi telungkup.

Komandan Tim Basarnas Jakarta Zulfikri mengatakan, awalnya tim SAR mendapatkan laporan adanya anak berusia sekira 5 sampai 7 tahun terjatuh ke kali di Jakarta Timur.

Kemudian, tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap jasad korban dengan menelusuri aliran kali tersebut.

"Jadi korban ini sedang bermain bersama temannya bernama Baim di pinggiran Kali, tiba-tiba keduanya terpeleset dan jatuh," ujar Zulfikri kepada wartawan, Senin, 7 Juli.

Menurutnya, warga sekitar yang melihat kedua bocah itu terjatuh ke Kali, langsung berupaya menyelematkan dengan alat seadanya. Namun, warga hanya berhasil menyelamatkan nyawa Baim, sedangkan Alif terbawa arus air kali yang sangat deras.

"Cuaca pada saat itu info yang kami dapatkan adalah hujan, dan debit air sungainya pun lumayan tinggi," ujarnya.

Upaya pencarian korban kembali dilakukan pada Senin sekitar pukul 07.00 WIB dengan menelusuri aliran kali. Selama dua jam, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad korban mengambang di bawah kolong jembatan Kali Sodong.

"Kurang lebih radius 1,3 Km, alhamdulillah korban berhasil ditemukan di bawah jembatan Kali Sodong," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja laki-laki berusia sekitar 14 tahun dilaporkan hilang tenggelam di aliran kali yang berada di Jalan I Gusti Ngurah Rai, RW 01, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (06/07/2025) sore. Hilangnya korban membuat warga sekitar lokasi kejadian mendadak gempar.