JAKARTA - Kebakaran terjadi di Bandara Internasional Mehrabad, Teheran, di tengah perang Iran-Israel.
Iran sebelumnya melakukan pembalasan dengan meluncurkan seratusan rudal ke wilayah Israel pada Jumat tengah malam hingga Sabtu dini hari waktu setempat.
CNN melaporkan, video yang dipublikasikan kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan pemerintah menunjukkan asap mengepul ke udara di area yang disebut sebagai bandara. Press TV juga melaporkan kebakaran di bandara tersebut.
Tapi penyebab kebakaran pada Sabtu, 14 Juni menjelang pagi waktu setempat belum diketahui.
Sementara itu dilaporkan pertahanan udara di ibu kota Iran, Teheran, diaktifkan Sabtu pagi untuk mencegat serangan baru Israel.
Media pemerintah IRNA melaporkan perkembangan terkini setelah Israel melancarkan sejumlah serangan terhadap program nuklir dan komando militer Iran pada Jumat, 13 Juni.
BACA JUGA:
Serangan Israel terhadap Iran menewaskan 78 orang, termasuk pejabat militer senior. Lebih dari 320 orang terluka, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.
Data ini disampaikan utusan Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Jumat, 13 Juni waktu setempat.
Iravani menyalahkan AS karena berbagi intelijen dan "dukungan politik" dengan Israel.
"Mereka yang mendukung rezim ini dengan Amerika Serikat di garis depan harus memahami bahwa dengan membantu dan memungkinkan kejahatan ini, mereka berbagi tanggung jawab penuh atas konsekuensinya," katanya dilansir CNN, Sabtu, 14 Juni.
Iravani juga menuduh AS memasok senjata yang digunakan Israel dalam serangan tersebut.
"Kami tidak akan melupakan bahwa rakyat kami kehilangan nyawa mereka sebagai akibat dari serangan Israel dengan senjata Amerika," kata Iravani.