SIPIROK – Dukungan terhadap rencana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara semakin menguat. Salah satunya datang dari Induk Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Indonesia (IKAPSI) yang secara resmi mendeklarasikan komitmennya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Aula Parsorminan Park & Farm, Sipirok, Minggu (8/6).
“IKAPSI harus bertekad sekuat tenaga. Kita akan buat seminar di Jakarta untuk mendorong percepatan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara,” tegas Ketua Umum IKAPSI, Drs. H. Raja Parlindungan Pane, di hadapan seluruh pengurus dan peserta Rakernas seperti dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, 10 Juni.
Deklarasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat aspirasi masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang selama ini merasa belum sepenuhnya terlayani secara administratif dan pembangunan. Aspirasi itu kini dikonsolidasikan melalui wadah alumni pelajar yang berjejaring luas di berbagai daerah.
Tak hanya isu pemekaran, Rakernas juga menjadi ajang laporan pertanggungjawaban program-program IKAPSI. Salah satunya adalah suksesnya kegiatan Night Market di Adian Pardomuan, Sipirok, yang digelar selama bulan Ramadan. Pasar malam tersebut tak hanya menghidupkan ekonomi lokal, tapi juga jadi solusi bagi pelintas Jalan Lintas Sumatera yang kesulitan mencari makanan pada malam hari.
“Adian Pardomuan ini tetap berfungsi sebagai tanah lapang, hanya digunakan pada malam hari,” jelas Ir. H. Aldinz Rapolo Siregar, tokoh Sipirok sekaligus mantan Wakil Bupati Tapanuli Selatan dua periode (2005–2015) yang mendukung penuh program tersebut.
BACA JUGA:
Momen Rakernas tahun ini juga menandai perubahan penting di tubuh organisasi. IKAPSI Bonabulu resmi bertransformasi menjadi IKAPSI Tabagsel, dengan Maas Siagian didapuk sebagai Ketua DPD IKAPSI Tabagsel. Perubahan ini menegaskan fokus IKAPSI untuk memperkuat peran di seluruh wilayah Tapanuli Bagian Selatan.
“Transformasi ini bukan sekadar pergantian nama. Ini simbol komitmen baru untuk mendorong kemajuan seluruh Tabagsel,” ujar Maas.
Ratusan alumni dari berbagai angkatan, profesi, dan instansi hadir dalam Rakernas tahun ini. Mereka datang dengan satu semangat. Menyatukan langkah, memperkuat jaringan, dan memperjuangkan masa depan tanah kelahiran.
Tema Rakernas “Menyatukan Langkah, Menguatkan Sinergitas Antar Alumni Pelajar Sipirok Seluruh Indonesia” bukan sekadar slogan. Ia hidup dalam semangat kolektif yang semakin solid di tengah upaya besar memperjuangkan hadirnya provinsi baru di Selatan Sumatera Utara.