JAKARTA - Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan serangan Ukraina terhadap beberapa pangkalan udara Rusia pada Minggu menunjukkan Kyiv berhasil mempertahankan diri.
"Saya pikir mereka (Ukraina) memiliki hak untuk membela diri dan terkadang itu termasuk melawan sehingga tampaknya itu berhasil," kata Frederiksen dilansir Reuters, Senin, 2 Juni.
Badan intelijen domestik Ukraina, SBU, mengakui pihaknya melakukan serangan dengan nama sandi "Operasi Jaring Laba-laba" yang direncanakan lebih dari satu setengah tahun.
Dalam pertemuan para pemimpin Nordik, Baltik, dan Eropa Timur di ibu kota Lithuania, Frederiksen juga mengatakan sangat penting untuk fokus pada persenjataan Eropa.
"Rusia merupakan ancaman bagi kita semua dan oleh karena itu kita perlu memperkuat sayap Timur kita. Kita harus tetap mendorong gencatan senjata tetapi pada saat yang sama kita harus melakukan apa yang dibutuhkan di medan perang di Ukraina sehingga mereka benar-benar dapat memenangkan perang ini," katanya.
BACA JUGA: