Bagikan:

JAKARTA - Jaringan distribusi air bersih di kawasan RW 08, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, dilaporkan sempat terputus akibat terkena alat berat yang digunakan dalam proyek pembangunan saluran air. Kondisi ini menyebabkan pasokan air ke rumah-rumah warga terganggu.

Salah satu warga setempat, Soyo, menyampaikan bahwa alat berat dalam proyek tersebut secara tidak sengaja merusak pipa distribusi air milik PAM Jaya.

“Pipa air bersih rusak akibat terkena alat berat, dan sempat tidak mengalir ke rumah-rumah,” ujarnya pada Jumat, seperti dikutip ANTARA, 30 Mei.

Ia menambahkan bahwa insiden tersebut menyebabkan kebocoran pada delapan titik jaringan pipa air bersih, yang tersebar di RT 1 dan RT 3 dalam wilayah RW 08. Dampaknya, air yang sempat mengalir pun berubah menjadi keruh dan bercampur dengan air limbah.

“Saat itu air yang keluar sangat kotor. Bahkan sempat berhenti total,” jelasnya.

Meski kini kebocoran telah diperbaiki dan aliran air kembali normal, Soyo berharap pihak pelaksana proyek dapat lebih berhati-hati ke depannya dan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan warga serta pengurus lingkungan sebelum memulai pekerjaan.

“Kami harap ada komunikasi yang lebih baik agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.

Selain kerusakan jaringan air, proyek ini juga berdampak pada aktivitas warga sekitar. Soyo mengaku kesulitan menjalankan usahanya karena area di depan tempat usahanya ikut terdampak penggalian. Akses kendaraan warga pun terganggu akibat galian yang memotong jalan utama.

“Warga harus mengambil jalur memutar, bahkan beberapa titik menjadi macet,” tuturnya.

Ketua RW 08, Agus Junaidi, menjelaskan bahwa proyek saluran air tersebut merupakan bagian dari program normalisasi saluran sepanjang 268 meter yang dilaksanakan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara.

“Pekerjaan ini sudah berjalan sekitar dua minggu dan ditargetkan rampung dalam dua bulan ke depan,” katanya.

Agus berharap pelaksanaan proyek bisa diselesaikan tepat waktu tanpa mengganggu kenyamanan warga lebih lanjut.