Bagikan:

JAKARTA - Dua bom molotov dilemparkan ke dinding perimeter konsulat Rusia di kota pelabuhan Prancis selatan Marseille. Salah satu proyektil meledak.

Belum jelas apakah proyektil tersebut berhasil menembus tembok. BFM TV dilansir Reuters, Senin, 24 Februari, mengatakan bom molotov itu mendarat di taman konsulat.

Rusia menuntut penyelidikan penuh oleh Prancis dan mengatakan insiden itu tampak seperti aksi terorisme, kantor berita negara TASS melaporkan.

Tidak ada yang terluka, kata sumber keamanan. Staf konsulat tetap berada di dalam ruangan dan polisi memasang garis keamanan di sekitar konsulat.

Insiden di kota Prancis selatan itu terjadi pada peringatan tiga tahun perang Rusia-Ukraina.

“Ledakan di wilayah Konsulat Jenderal Rusia di Marseille memiliki ciri-ciri serangan teroris,” lapor TASS mengutip pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.