Bagikan:

YOGYAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Letnan Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Istana Negara, Rabu. Pelantikan itu dilakukan sekaligus untuk menggantikan Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian. Profil Nugroho Sulistyo Budi akan dibahas dalam artikel ini.

Profil Nugroho Sulistyo Budi

Dilansir dari Antara, Nugroho adalah perwira tinggi TNI AD jebolan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang mempunyai cukup banyak pengalaman di dunia militer.

Selama meniti karier di TNI, beberapa posisi pernah ia pegang, antara lain pernah tergabung dalam grup IV Kopassus yakni Tim Mawar, pada masa aktivis pro-demokrasi tahun 1997-1998.

Setelah itu, Nugroho juga pernah diamanahkan jabatan strategis saat menjadi perwira tinggi yaitu sebagai Dandim 0733/BS pada tahun 2009-2011 di bawah Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.

Selanjutnya, Nugroho pindah tugas sebagai Agen Madya BIN daerah Jawa Tengah sebelum akhirnya menduduki kursi Direktur Komunikasi Massa Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/463/VI/2016.

Nugroho kemudian ditugaskan di lingkungan Kementerian Pertahanan era Prabowo Subianto sebagai Staf Ahli Menhan Bidang Politik.

Pada tanggal 18 Oktober 2024, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengeluarkan keputusan promosi dan mutasi terhadap beberapa perwira di lingkungan kepresidenan, salah satunya Nugroho yang dipilih menjadi Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN).

Pada 8 November 2024, Nugroho pun melakukan serah jabatan dengan Brigjen TNI Endro Satoto yang dipimpin oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

Namun, jabatan terakhir sebagai Inspektur Utama BIN tidak diselesaikan hingga akhir periode sebab dirinya ditunjuk menjadi Kepala BSSN.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 yang ditandatangani Jenderal TNI Agus Subiyanto pada 6 Desember 2024, sebenarnya Nugroho sudah ditunjuk sebagai Kepala BSSN pada Desember 2024.

Namun demikian, berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/7/I/2025 tertanggal 3 Januari 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI, Nugroho terkena mutasi dalam rangka pensiun.

Oleh karena itu jabatan Kepala BSSN sempat kosong untuk beberapa waktu. Nugroho direncanakan akan dipasangkan dengan ahli siber Pratama Dahlian Persadha yang akan menduduki jabatan Wakil Kepala BSSN.  

Berapa Harta Kekayaan Nugroho Sulistyo Budi versi LHKPN?

Adapun mengenai harta kekayaan, dalam data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara () yang disampaikan pada tanggal 26 Januari 2024, Nugroho Sulistyo Budi menyimpan total harta kekayaan senilai Rp7,5 miliar atau tepatnya Rp7.556.283.828. Sebagian besar harta kekayaan milik Nugroho berupa tanah dan bangunan dengan nilai total sebesar Rp6 miliar.

Ia tercatat mempunyai 5 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Semarang, Sleman, dan Bogor. Nugroho juga mempunyai alat transportasi dan mesin dengan nilai total sebesar Rp 140 juta, dengan rincian mobil Toyota Corolla Altis Sedan sebesar Rp130 juta, dan motor Honda Verza sebesar Rp 10 juta.

Selain itu, Nugroho juga mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp153 juta, kas dan setara kas sebesar Rp739,2 juta, dan harta lainnya senilai Rp475 juta. Dengan demikian, total harta kekayaan Nugroho versi LHKPN yaitu sebesar Rp7.556.283.828.

Demikianlah ulasan tentang profil Nugroho Sulistyo Budi yang resmi dilantik menjadi  Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.