Bagikan:

JAKARTA - Dua warga negara Inggris yang ditahan di Iran didakwa melakukan spionase karena diduga mengumpulkan informasi di berbagai wilayah di negara itu.

Kementerian Luar Negeri Inggris menyebut keduanya bernama Craig dan Lindsay Foreman. Sedangkan keluarga terdakwa mengatakan  mereka sedang berkomunikasi dengan pihak berwenang terkait untuk memastikan kondisi dan kepulangan pasangan tersebut dengan aman.

“Orang-orang yang ditahan memasuki negara tersebut sebagai turis dan mengumpulkan informasi di beberapa provinsi di negara tersebut,” kata kanttor berita pengadilan Iran, Mizan, dilansir Reuters, Selasa, 18 Februari.

Tak ada rincian lebih lanjut soal kedua orang tersebut. Tapi media Inggris menyebut mereka adalah pasangan suami istri.

Pejabat pengadilan mengatakan keduanya memiliki hubungan dengan badan intelijen dan penyelidikan terhadap dugaan hubungan tersebut sedang berlangsung.

Garda Revolusi elite Iran menangkap puluhan orang asing dan berkewarganegaraan ganda dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar atas tuduhan spionase dan terkait keamanan.

Kelompok hak asasi manusia dan beberapa negara Barat menuduh Iran berusaha mendapatkan konsesi dari negara lain melalui penangkapan atas tuduhan keamanan yang mungkin dibuat-buat. Teheran membantah tuduhan tersebut.