Bagikan:

YOGYAKARTA – Teks hikayat adalah salah satu materi yang diajarkan dalam mata pelajaran bahasa dan Sastra Indonesia. Teks ini berupa cerita yang berkembang di masyarakat dengan berbagai tema. Apa itu teks hikayat juga bisa dipahami sebagai tradisi lisan di Indonesia. Untuk memahami lebih baik, simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Teks Hikayat?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, hikayat diartikan sebagai karya sastra lama Melayu yang bentuknya adalah prosa. Hikayat berisi cerita, undang-undang, dan silsilah yang sifatnya rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan dari semua sifat-sifat tersebut. Hikayat, masih dalam KBBI, dibaca sebagai pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sebagai peramai pesta.

Hikayat juga dijelaskan dalam buku berjudul Memahami Hiicayat dalam Sastra Indonesia yang diterbitkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta (1985).

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa hikayat adalah karangan prosa. Hikayat bisa disamakan dengan pengertian roman dalam kesusastraan Barat. Hanya saja dalam kesusastraan Indonesia modern, istilah hikayat tidak digunakan lagi.

Ciri Hikayat

Sebuah karya dikategorikan hikayat jika memiliki beberapa ciri-ciri yang khas dan melekat pada karya tersebut. Adapun ciri hikayat adalah sebagai berikut.

  • Istana sentris, yakni menjadikan kehidupan istana atau kerajaan sebagai pusat cerita
  • Tidak jelas siapa pengarangnya
  • Cerita mengandung nilai moral atau pelajaran yang dapat diambil oleh penikmatnya
  • Tokoh utama selalu menuai kemenangan di akhir (happy ending)
  • Pada lazimnya hikayat mencakup bentuk prosa yang panjang

Jenis Hikayat

Meski hikayat bersifat rekaan, dalam perkembangannya, hikayat dapat digolongkan menjadi tiga yakni sebagai berikut.

  1. Hikayat jenis rekaan

Karya sastra ini mencakup hikayat yang hanya direka untuk sarana menghibur saja. Hikayat ini memiliki ciri sebagai berikut.

  • Istana sentris
  • Tujuan ceritanya adalah untuk menghibur
  • Happy ending
  • Mengandung nilai moral
  • Pola cerita selalu bersifat streotip
  • Cerita mudah ditebak

Contoh hikayat yang termasuk rekaan adalah Hikayat Malam Dewa dan Hikayat Si Miskin.

  1. Hikayat jenis sejarah

Jenis hikayat ini memiliki hubungan dengan sejarah, baik tentang suatu tempat, kejadian, dan sebagainya. Hikayat jenis sejarah memiliki ciri-ciri yakni sebagai berikut.

  • Nama tempat yang ada dalam cerita benar adanya
  • Biasanya menceritakan asal muasal suatu tempat
  • Menyebutkan nama-nama yang benar adanya
  • Biasanya mengandung cerita silsilah kerajaan
  • Tahun peristiwa tidak dinyatakan dengan jelas, namun samar

Contoh hikayat yang termasuk sejarah adalah Hikayat Patani dan Hikayat Raja-raja Pasai.

  1. Hikayat jenis biografi

Hikayat ini menceritakan seorang tokoh besar, bisa seorang raja, pemuka agama, pangeran, dan orang berpengaruh lainnya. Hikayat jenis biografi punya beberapa ciri yakni sebagai berikut.

  • Menerangkan dan menyoroti tokoh historis dan peristiwanya sungguh terjadi
  • Pusat hikayat pada seseorang yang hebat
  • Disusun secara kronologis dan historis
  • Biasanya menceritakan kehebatan seseorang meski tidak mendukung keutuhan cerita
  • Unsur fiktif tetap terasa

Contoh judul hikauat biografi adalah Hikayat Sultan Ibrahim ibn Adham dan Hikayat Abdullah.

Itulah informasi terkait apa Itu teks hikayat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.