YOGYAKARTA - Sebelum mulai menulis, urutan struktur teks eksplanasi yang tepat wajib untuk dipahami. Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan mengenai suatu fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, entah itu alam ataupun sosial.
Teks eksplanasi memiliki urutan struktur teks yang khusus. Urutan struktur teks eksplanasi yang tepat harus sesuai dengan kaidah penulisannya. Sebab, hal inilah yang menjadi ciri khas dari teks eksplanasi.
Oleh karena itu, teks eksplanasi sangat berbeda dengan jenis teks yang lain. Teks eksplanasi ini berisi informasi berupa fakta dan bersifat informatif terhadap pembaca. Untuk itu, bagi siapa pun yang hendak menulis jenis teks eksplanasi, sebaiknya ketahui ciri-ciri dan struktur teksnya.
Pengertian Teks Eksplanasi
Sebelum memahami urutan struktur teks eksplanasi yang tepat, Sebaiknya kita kenali terlebih dahulu pengertian teks eksplanasi. Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, teks eksplanasi adalah teks penjelasan atau paparan.
Adapun dikutip dari buku berjudul CCM Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA dan MA Rangkuman Bahasa Indonesia SMA MA SBMPTN (2019:97) karya Tomi Rianto, teks eksplanasi adalah teks yang berisi mengenai proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, sosial, budaya, dan ilmu pengetahuan lainnya terbentuk.
Dengan penjelasan lain, teks eksplanasi berisi mengenai penjelasan rinci dan menggambarkan tahapan dalam suatu proses secara logis. Pada umumnya, kita dapat menjumpai jenis teks ini dalam koran, buku teks, majalah, media online, dan lain-lain.
Apa Saja Ciri-Ciri Teks Eksplanasi?
Ada beberapa ciri-ciri teks eksplanasi yang wajib diketahui. Dikutip dari buku berjudul CCM Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA dan MA Rangkuman Bahasa Indonesia SMA MA SBMPTN (2019: 97) karya Tomi Rianto, ciri-ciri teks eksplanasi adalah sebagai berikut:
- Memaparkan urutan kejadian mengenai terjadinya proses suatu fenomena.
- Fenomena tersebut dapat berupa fenomena alam atau sosial.
- Memuat penjelasan yang bersifat ilmiah dan sistematis.
- Umumnya disajikan dengan menggunakan susunan logis.
- Memaparkan atau mengungkap informasi mengenai mengapa dan bagaimana sebuah fenomena terjadi.
- Mempunyai tujuan untuk menyampaikan informasi, pengertian, dan pengetahuan.
- Disampaikan dengan gaya yang lugas dan menggunakan bahasa baku.
- Bersifat menjawab pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana.
Urutan Struktur Teks Eksplanasi yang Tepat
Mengutip buku Super Complete karya Tim Guru Inspiratif, urutan struktur teks eksplanasi yang tepat yaitu sebagai berikut:
-
Pernyataan Umum (General Statement)
Berisi statemen atau pernyataan umum terkait suatu topik yang akan dibahas atau dijelaskan proses keberadaannya. Dengan penjelasan sederhana, merupakan proses terjadinya dan proses terbentuknya suatu hal. Pernyataan umum menjadi penjelasan mengenai topik utama.
-
Urutan Sebab-Akibat
Penjelasan proses keberadaan atau proses terjadinya yang disajikan secara berurutan atau bertahap dari yang paling awal hingga paling akhir. Deretan penjelasan dijelaskan fakta mengenai proses terjadinya sesuatu dan sebab akibat suatu hal itu terjadi.
-
Interpretasi
Interpretasi merupakan kesimpulan atau pernyataan mengenai topik atau proses yang dijelaskan pada teks eksplanasi. Bagian ini juga berisi gagasan yang bisa berupa tanggapan, kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu.
Contoh Teks Eksplanasi
Judul : Banjir
Pernyataan Umum:
Kata banjir tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Banjir menjadi salah atu fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS). Banjir dapat terjadi karena kerusakan alam yang disebabkan oleh tindakan manusia. Penyebab alami banjir yaitu erosi dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, drainase lahan, kapasitas sungai, dan pengaruh air pasang. Penyebab banjir yang disebabkan tindakan manusia bisa dikarenakan perubahan tata guna lahan, pembuangan sampah, kawasan padat penduduk di sepanjang sungai, dan kerusakan bangunan pengendali banjir.
Urutan Sebab-Akibat:
Sebagai akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga sedimentasi masuk ke sungai dan daya tampung sungai menjadi berkurang. Air hujan yang jatuh ke tanah akan menjadi aliran permukaan (run-off) di atas tanah dan sebagian meresap ke dalam tanah, yang tentunya bergantung pada kondisi tanahnya. Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi permukiman, hutan yang bisa menahan aliran permukaan cukup besar diganti menjadi permukiman dengan resistensi aliran permukaan kecil. Sehingga ada aliran permukaan tanah menuju sungai dan hal ini berakibat adanya peningkatan debit aliran sungai yang besar.
Perubahan tata guna lahan menjadi penyebab utama banjir daripada yang lainnya. Jika suatu hutan yang berada dalam suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman, debit puncak sungai akan meningkat antara 6 hingga 20 kali. Angka 6 dan angka 20 ini bergantung pada jenis hutan dan jenis permukiman. Demikian pula untuk perubahan lainnya, akan terjadi peningkatan debit puncak yang signifikan. Deforestasi, degradasi lingkungan, dan pembangunan kota yang penuh dengan bangunan beton dan jalan-jalan aspal tanpa memperhitungkan daerah resapan, drainase, dan tanpa memperhatikan data intensitas hujan dapat menimbulkan banjir.
Pembuangan sampah di DAS menjadikan sungai tersumbat sampah. Jika air melimpah, air akan keluar dari sungai sebab daya tampung saluran berkurang. Kawasan padat penduduk di sepanjang sungai/drainase dapat menjadi penghambat aliran dan daya tampung sungai. Masalah kawasan kumuh dikenal sangat penting sebagai faktor sosial terhadap masalah banjir daerah perkotaan.
Interpretasi:
Banjir memang telah menjadi salah satu bencana yang mengakibatkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat banjir tersebut terjadi di permukiman penduduk dengan menyeret dan merusak apa saja yang diterjangnya. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada, menjaga kebersihan lingkungan, dan mempersiapkan diri jika terpaksa menghadapi bencana ini.
Demikianlah ulasan mengenai urutan struktur teks eksplanasi yang tepat beserta contohnya. Semoga informasi ini bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.