Bagikan:

JAKARTA - Iran mengungkap pangkalan rudal Angkatan Laut (AL) bawah tanah baru di lokasi yang dirahasiakan, diresmikan langsung oleh komandan pasukan elite negara itu.

Fasilitas itu diresmikan oleh Panglima Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami dua hari sebelum Donald Trump dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat.

Televisi pemerintah memperlihatkan Mayjen Salami mengunjungi lokasi pangkalan rahasia itu.

"Kami meyakinkan negara besar Iran. kaum muda mereka mampu keluar dengan terhormat dan menang dari pertempuran di laut melawan musuh besar dan kecil," kata Mayjen Salami, melansir Reuters 22 Januari.

Televisi pemerintah mengatakan pangkalan itu dibangun pada kedalaman 500 meter di suatu tempat di Teluk, memperlihatkan terowongan dengan deretan panjang yang disebut versi baru speedboat Kelas Taregh yang dapat menghindari radar dan dapat meluncurkan rudal jelajah.

Mayjen Salami menegaskan kembali, AL IRGC telah meningkatkan jangkauan, kecepatan, presisi, dan daya destruktif kapal dan rudal angkatan lautnya secara signifikan.

"Saat ini, Angkatan Laut IRGC mampu membangun berbagai lapisan pertahanan," jelasnya, seraya mencatat mereka akan terus meningkatkan peralatan dan sistem canggih IRGC di masa mendatang, dikutip dari IRNA.

Mengenai kesiapan kemampuan tempur dan pertahanan IRGC, Mayjen Salam mengatakan, kapal perang AL IRGC memiliki kemampuan navigasi laut yang sangat baik dan siap untuk menjaga kepentingan penting Iran.

Mayjen Salami mengatakan, pangkalan itu adalah salah satu dari beberapa pangkalan yang dibangun di bawah tanah untuk meluncurkan kapal perang, peluncur rudal hingga penyebar ranjau untuk peperangan jarang jauh.