JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono dukungan Finlandia untuk mewujudkan solusi dua negara serta perdamaian di Palesti saat bertemu dengan timpalannya Menteri Luar Negeri Elina Valtonen.
Menlu Sugiono dalam kesempatan tersebut mengapresiasi keinginan Finlandia untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia maupun dengan ASEAN.
Kedua diplomat utama masing-masing negara ini bertemu di sela-sela gelaran The World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2025 di Davos-Klosters, Swiss.
"Saya menyambut baik dukungan Finlandia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Indonesia, termasuk dukungan penyelesaian negosiasi Free Trade Agreement (FTA) Indonesia dengan Uni Eropa," ujar Menlu Sugiono, melansir keterangan Kementerian Luar Negeri RI, Jumat 24 Januari.
Lebih jauh, Menlu Sugiono berharap agar kemitraan kedua negara dapat semakin diperkuat, khususnya di sektor ekonomi, kesehatan, infrastruktur digital dan energi.
Menlu Sugiono juga menyambut baik keinginan Finlandia untuk mempererat kerja sama dengan ASEAN, termasuk finalisasi proses aksesi Finlandia terhadap Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC).
Dalam kesempatan pertemuan kali ini, kedua menteri luar negeri juga membahas perkembangan situasi global, termasuk konflik Rusia dengan Ukraina, serta situasi yang terjadi di Timur Tengah.
Kepada timpalannya, Menlu Sugiono memohon dukungan Finlandia untuk mewujudkan solusi dua negara dan perdamaian di Palestina.
Beberapa waktu, Menlu Sugiono mendesak seluruh kesepakatan diimplementasikan secara penuh, dengan perdamaian hanya dimungkinkan dengan merdekanya Palestina, menyusul kesepakatan gencatan senjata Israel dengan kelompok militan Hamas.
"Saya tegaskan, perdamaian tersebut hanya dimungkinkan, jika Palestina telah merdeka dan berdaulat, sesuai dengan solusi dua negara yang telah disepakati masyarakat internasional," cuitnya di media sosial X.
Menlu Sugiono juga menekankan pentingnya membangun kembali Gaza serta dukungan bagi badan bantuan PBB untuk Palestina, UNRWA.
Sementara itu, Menlu Valtonen menyampaikan kekhawatiran Finlandia atas perang di Ukraina yang terus berlanjut.
BACA JUGA:
Dalam kesempatan tersebut, Ia memaparkan upaya Finlandia dalam mendorong perdamaian di Ukraina, termasuk dalam kerangka Keketuaan Finlandia di Organization for Security and Co-operation in Europe (OSCE) tahun ini.
Menutup pertemuan, Menlu Sugiono menyampaikan apresiasi atas dukungan Finlandia bagi proses aksesi keanggotaan Indonesia di OECD.
Diketahui, Indonesia dan Finlandia merupakan mitra yang berkolaborasi pada berbagai kerja sama bilateral dan multilateral. Kedua negara memperingati 70 tahun hubungan diplomatik pada 2024.