Bagikan:

JAKARTA - Empat wanita lanjut usia mengikuti wisuda khusus yang digelar di Sekolah Dasar Goonseo, Yeonggwang, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan pada Hari Kamis bersama dua wisudawan lainnya.

Kim Soon-deok (81), Jang Hwa-nyeo (77), Park Hyang-im (76) dan Lee Sun-sook (75), menerima ijazah mereka setelah menyelesaikan enam tahun pendidikan dasar, mewujudkan impian seumur hidup mereka setelah kehilangan kesempatan itu di masa muda mereka.

Wajah mereka berseri-seri dengan senyum saat mereka merayakan tonggak sejarah itu bersama teman-teman sekelas yang lebih muda dan guru-guru yang mendukung.

Para lulusan mengucapkan terima kasih kepada Kim Min-keon, seorang siswa berusia 13 tahun yang membimbing dan mendukung mereka sepanjang mengikuti pendidikan.

Bertindak sebagai mentor dan teman mereka, Kim memastikan mereka memiliki semua yang mereka butuhkan untuk kelas dan memberikan dorongan kepada keempat nenek tersebut.

Kim Soon-deok, yang tertua di antara keempatnya, berbagi keinginannya untuk belajar tumbuh setelah membesarkan anak-anaknya, menyekolahkan mereka di perguruan tinggi dan melihat mereka menikah.

Setelah menyalurkan keinginannya yang belum terpenuhi untuk pendidikan dengan mendukung anak-anaknya, ia memastikan mereka lulus kuliah dan menikah.

Baru setelah itu ia merasakan kerinduan yang mendalam untuk mengejar pembelajarannya sendiri. Awalnya ia khawatir tidak bisa menyesuaikan diri dengan teman-teman sekelas yang cukup muda untuk menjadi cucu-cucunya. Namun, ia segera menjalin ikatan yang erat seperti keluarga dengan mereka, menerima dukungan dan perhatian mereka, yang membantunya lulus dengan sukses.

Guru wali kelas mereka, Park Jeong-jo, memuji keempat siswa lanjut usia itu sebagai teladan, dengan mencatat mereka jarang absen dari sekolah, kecuali untuk upacara leluhur.

"Mereka bekerja lebih keras daripada siswa yang lebih muda dalam mata pelajaran seperti pendidikan jasmani, keterampilan komputer, bahasa Inggris, pembelajaran berdasarkan pengalaman dan bahkan kunjungan sekolah," kata Park, dikutip dari The Korea Times 10 Januari.

Para wanita itu mendaftar di sekolah tersebut setelah keluarga mereka menanyakan tentang penerimaan. Dengan jumlah siswa yang menurun, sekolah tersebut menyambut mereka dengan hangat. Meskipun enam wanita lanjut usia awalnya bergabung, dua orang harus putus sekolah karena masalah kesehatan.

Kim Soon-deok, yang ingin melanjutkan pendidikannya, kini telah mendaftar di Gunam Middle School.

"Terima kasih kepada para siswa dan guru yang telah mengajari saya seperti saya adalah cucu mereka, saya dapat menyelesaikan sekolah tanpa banyak kesulitan," kata Kim.

"Meskipun saya cenderung lebih mudah melupakan banyak hal di usia saya dan bahkan menghadiri kelas tambahan, masih banyak yang ingin saya pelajari. Saya bertekad untuk terus belajar di sekolah menengah," tambahnya.

Sementara putranya, Chung Won-sik, berkata, "Sebagai orang tua, saya sangat mengagumi ibu saya karena telah mengatasi berbagai tantangan dan berdiri dengan bangga sebagai bintang kelulusannya. Ia benar-benar mewujudkan pepatah, 'Belajar tidak mengenal usia,' dan saya mendoakan yang terbaik untuknya saat ia memulai babak baru dalam hidupnya."