“Penyidik memiliki informasi alamat-alamat yang dituju ya. Ada beberapa alamat, tetapi pastinya saya belum bisa sampaikan,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika kepada wartawan, Jumat, 13 Desember.
Tessa menyebut setidaknya surat dikirimkan ke tiga alamat. Termasuk ke rumah dinas Yasonna yang sekarang menjadi anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) dan rumah pribadinya.
Meski begitu, Tessa menyebut Yasonna belum mengkonfirmasi kehadiran ke KPK. Sehingga, penyidik menunggunya untuk memberikan keterangan.
“Belum ada informasi terkait (konfirmasi kehadiran, red) itu dari penyidik kepada saya,” tegasnya.
Hingga saat ini, KPK belum memerinci materi yang bakal didalami dari Yasonna. Tapi, informasi beredar dia akan dimintai keterangan terkait kasus suap proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI yang menjerat eks caleg PDIP Harun Masiku.
Harun diketahui masih buron hingga saat ini sejak 2020. Keberadaannya juga terus dicari oleh komisi antirasuah setelah gagal ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berujung penetapan eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan sebagai tersangka.
Sebagai pengingat, Yasonna pernah mengeluarkan pernyataan Harun Masiku belum kembali ke Indonesia dari Singapura. Peristiwa ini terjadi setelah KPK gagal menangkap Harun dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 8 Januari 2020.
BACA JUGA:
Setelah simpang siur, Ditjen Imigrasi Kemenkumham menyebut Harun sudah kembali ke Indonesia. Informasi yang sudah disampaikan akhirnya diralat.