Pilot Smart Aviation yang Selamat Usai Insiden Jatuhnya Pesawat di Nunukan Dievakuasi ke RSUD dr Jusuf SK
Kondisi pilot pesawat PK-SNE Smart Aviation Capt. M Yusuf (29) yang selamat berhasil dievakuasi saat menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Jusuf SK Tarakan/DOK ANTARA

Bagikan:

TARAKAN - Dua korban pesawat Pilatus PC-6 Porter PK-SNE milik maskapai penerbangan Smart Aviation yang jatuh berhasil dievakuasi dari Binuang, Nunukan menuju Lapangan Udara Anang Busra Tarakan. Keduanya akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Jusuf SK.

"Seluruh korban dapat terevakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Jusuf SK untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," kata Kepala Basarnas Tarakan Syahril dilansir dari Antara, Minggu, 10 Maret. 

Pilot pesawat PK-SNE Smart Aviation Capt. M Yusuf (29) alamat Kluster Botanical Garden III No. 9, Bekasi Selatan ditemukan selamat dan seorang mekanik Deni (35) asal Pangandaran ditemukan meninggal dunia.

Korban Capt M. Yusuf terlihat mengalami luka bagian kepala serta dipasang alat bantu pernapasan. Sedangkan jenazah Deni saat ini masih berada di RSUD dr Jusuf SK.

Kedua korban dievakuasi dengan menggunakan Super Puma H-225M Reg. H-2207. Setelah berhasil mengevakuasi seluruh korban dan langsung menuju Tarakan.

Pesawat milik Smart Aviation dilaporkan hilang kontak pagi ini setelah lepas landas dari Bandara Internasional Juwata Tarakan, Jumat (8/2) pada pukul 08.25 Wita tujuan Binuang, Krayan, Nunukan pada pukul 09.25 Wita.

Pesawat perintis ini membawa sembako sebanyak 21 item dengan berat 583 kilogram. Item tersebut di antaranya gula sebanyak 25 kilogram, pasta gigi, kopi dan permen.