Polisi Pun Heran dengan Si Ayah ‘Setan’ yang Tega Perkosa Anak Kandung Ratusan Kali, Bakal Dites Kejiwaannya
Wajah Syarif Hidayat, ayah bejat yang disebut 'Setan' oleh anaknya karena perkosa putri kandungnya/ Tangkap layar

Bagikan:

TANGERANG – Syarif Hidayat, pria paruh baya yang tega memperkosa putrinya ratusan kali di rumahnya Kawasan Teluknaga, Tangerang dicurigai kejiwaannya terganggu. Oleh karena itu, kepolisian akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Syarif.

“Untuk tersangka akan di cek (Kejiwaannya-red),” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Rio Mikael Tobing dalam pesan singkat, Kamis, 31 Agustus.

Perihal kondisi NF, lanjut Kompol Rio, sempat mengalami trauma berat. Namun saat ini, kondisi terus membaik, bahkan telah kembali bekerja.

“Kondisi korban saat ini sudah stabil dan sudah bekerja, nanti akan diperiksa sisi psikologisnya,” ucapnya.

“(Korban juga dapat) Pendampingan dan penguatan tetap dilakukan oleh anggota P2 jadwal ke psikolog minggu depan untuk pemulihan trauma,” sambungnya.

Aksi Syarif Hidayat, membuat warga begitu geram terhadapnya. Syarif sungguh tega memperlakukan putri kandungnya hingga bertahun-tahun dengan cara yang keji. Setelah Syarif ditangkap, terungkap alasan pria itu memperkosa putrinya.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Rio Mikael Tobing mengatakan, alasan Syarif memperkosa anak kandungnya, NF (19) sebanyak 100 kali di rumahnya karena dia tidak mendapat layanan maksimal dari istrinya, RH. Sebab, kata Kompol Rio, RH sibuk bekerja dan lelah ketika sampai di rumah.

“Istrinya sibuk bekerja. Pelayanan terhadap suami kurang,” kata Rio dalam pesan singkat, Kamis, 31 Agustus.

Kompol Rio mengatakan, pelaku memperkosa putrinya hingga 100 kali di bawah ancaman. Syarif mengancam akan merusak bahtera rumah tangga jika menolak keinginan ayahnya.

Kekejian itu berlangsung sejak korban NF masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), sejak 2014 hingga saat ini 2023, dengan usia 19 tahun yang pada umumnya duduk di bangku Sekolah Menengan Atas (SMA).

“Kalau korban tidak mau melayani tersangka akan merusak keluarga,” katanya.