Petugas KPKP Jakpus Belum Temukan Hewan Kurban Pengidap Lato-lato
Sejumlah hewan ternak sapi di Kabupaten Tangerang terjangkit LSD (ANTARA)

Bagikan:

JAKARTA - Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat menggencarkan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban yang dijual di wilayah Jakarta Pusat.

Namun selama pemeriksaan dilakukan, petugas Sudin KPKP Jakarta Pusat belum menemukan adanya hewan kurban yang terpapar penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau kulit berbenjol atau dikenal sebagai penyakit Lato-lato.

"Selama ini pemeriksaan hewan kurban sudah dilakukan di 12 titik di wilayah Kemayoran, Menteng dan Tanah Abang. Belum ada temuan hewan kurban berpenyakit," kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Pusat, Herawati saat dikonfirmasi VOI, Selasa, 13 Juni.

Sebanyak 12 titik penjualan hewan kurban yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan merupakan jumlah minimum, pasalnya pemeriksaan terus dilakukan hingga Hari Raya Idul Adha 2023.

"Karena memang baru beberapa yang sudah ada jualan. Untuk ternak yang akan dibawa ke DKI Jakarta juga harus melampirkan surat izin pemasukan ternak dari daerah asal. Sampai saat ini kita selalu waspada terhadap penyakit," ujarnya.

Adapun imbauan bagi masyarakat yang hendak membeli hewan kurban harus memperhatikan kesehatan seperti kondisi hewan tampak bergairah, aktif bergerak, mata bersinar, kulit bagus, bulu mengkilat tidak rontok, telinga bersih, nafsu makan baik, hewan tidak kurus dan tidak cacat serta cukup umur.