Jalanan Duren Tiga Mampang Banjir, Kini Dilaporkan Surut
Ilustrasi genangan air. (Foto via ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Bagikan:

JAKARTA - Genangan air setinggi 30-35 cm di Halte TransJakarta Duren Tiga, Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, dilaporkan telah surut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, surutnya air tak lepas dari penanganan petugas. Selain itu, hujan yang mulai berhenti juga menjadi faktor.

"Genangan di Halte Busway Duren Tiga sekitar 30-50 cm, dan telah dilakukan penanganan. Kami juga telah konfirmasi dengan Dishub, saat ini genangan di sana telah surut," kata Isnawa dalam pesan singkatnya, seperti dilansir via Antara, Sabtu, 5 November.

Isnawa menjelaskan bahwa dalam penanganan genangan air di lokasi tersebut petugas BPBD dan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, telah ada dilokasi sejak siang dan dilakukan penyedotan oleh pompa mobile SDA serta mobil Pemadam Kebakaran.

"Genangan sudah surut seiring hujan yang mulai berhenti," ucapnya.

Genangan di Halte Duren Tiga sendiri lewat video yang diambil oleh salah seorang warganet bernama Henni Veronica Joentak yang kemudian diunggah oleh akun Instagram @jktinfo sekitar pukul 14.00 WIB, dengan keterangan berbunyi "Sabtu (5/11) Pantauan dari Halte Duren tiga Mampang pada siang hari ini".

Berdasarkan keterangan dari BPBD DKI Jakarta sampai dengan pukul 15.00 WIB, selain di kawasan Halte Duren Tiga, masih ada enam ruas jalan tergenang dan 68 RT atau 0,223 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Isnawa menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan berbagai unsur yang bertanggung jawab dalam penanganan banjir di DKI Jakarta untuk mengatasi genangan.

"Untuk penyedotan genangan. Saya juga ingatkan rekan-rekan lurah, RW, RT dan petugas PPSU agar di musim penghujan sering cek saluran-saluran atau tali-tali air yang ada berfungsi dengan baik," ucap Isnawa.

Adapun data wilayah terdampak yang masih tergenang adalah sebagai berikut:

Jakarta Selatan terdapat 68 RT yang terdiri dari:

Kelurahan Bintaro
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 40 s.d 50 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

Kelurahan Pesanggrahan
- Jumlah: 11 RT
- Ketinggian: 50 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi, luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Uangan

Kelurahan Cipete Utara
- Jumlah: 3 RT
- Ketinggian: 50 s.d 70 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Petogogan
- Jumlah: 38 RT
- Ketinggian: 75 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Cipulir
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 100 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

Kelurahan Kebayoran Lama Utara
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 40 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Grogol

Kelurahan Gandaria Selatan
- Jumlah: 3 RT
- Ketinggian: 75 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Grogol

Kelurahan Cilandak Timur
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 110 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Tegal Parang
- Jumlah: 7 RT
- Ketinggian: 50 s.d 60 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang.

Enam ruas jalan di DKI Jakarta yang tergenang air:

1. Jl. Ciledug raya (SESKOAL), Jakarta Selatan Ketinggian: 30 cm

2. Jl. Dharmawangsa raya Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Ketinggian: 20 cm

3. Jl. Ciledug Raya Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan Ketinggian: 40 cm

4. Jl. Kesehatan Raya Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan Ketinggian: 50 cm

5. Jl.Kesehatan VI Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan Ketinggian: 30 cm

6. Jl. Kemang raya Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan Ketinggian: 40 cm