Bagikan:

JAKARTA - Dua jenazah kembali diserahkan Tim Forensik RS Polri Kramat Jati ke pihak keluarga, setelah berhasil diidentifikasi. Kedua jenazah itu diketahui bernama Muhammad Sirat (41) dan Sugiyatmi (38).

Kedua jenazah korban akan dibawa ke rumah duka di Purworejo, Jawa Tengah. Kedua tubuh jenazah tersebut berhasil diidentifikasi tim forensik pada Selasa, 19 Juli, pagi.

Saat ini, kedua jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga. Jenazah pasangan suami istri itu juga telah dibawa ke rumah duka yang terletak di Dusun V, Desa Pucangagung, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah.

Seperti diketahui, Tim Forensik RS Polri telah mengidentifikasi lima orang jenazah bernama Peltu Suparno, Proyasniti (51), Ardi Nurcaahyanto (23) dan pasangan suami istri bernama Iyus Supriatna (50) dan Warni (42). Kelima jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Selanjutnya, tim forensik RS Polri Kramat Jati, memastikan telah mengidentifikasi kembali terhadap dua orang jenazah bernama Muhammad Sirat (41) dan Sugiyatmi (38).

Hingga kini, masih ada dua jenazah yang belum teridentifikasi di RS Polri, Kramat Jati.

Tim forensik masih menunggu data antemortem dari pihak keluarga untuk dicocokan dengan data posmortem dari korban.

Sebelumnya, kecelakaan maut truk tangki Pertamina di Jalan Raya Alternatif Transyogi Cibubur, menyebabkan 10 orang tewas. Polisi menyebut telah mengantongi data para korban.

"Korban meninggal dunia saat ini 10 orang sudah teridentifikasi dan sudah terdata," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan kepada wartawan, Selasa, 19 Juli.

Terungkapnya identitas para korban berdasarkan data identifikasi pihak rumah sakit. Di mana, 9 di antaranya berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan satu lainnya Rumah Sakit Permata Cibubur.

Berikut ini 10 identitas korban kecelakaan maut truk tangki Pertamina;

- Siti (52) warga Limus Pratama Regency, Cileungsi, Bogor

- Suparno (51), TN Angkatan Laut, Komplek TNI AL Jonggol Cileungsi

- Priastini (50), PNS TNI AL, Komplek TNI AL Jonggol Cileungsi

- Abdi Nurcahyanto (22), warga Cilodong, Kali Baru, Depok

- Yus Supriatna (50), warga Kampung Cikeas Hilir, Ciangsana, Bogor

- Sugiatni (38) , warga Desa V, Kujang Bayan, Purworejo

- M Sirad (41), warga Desa V, Kujang Agung Bayan

- Moh Ruslan (44), warga Pancalang, Kuningan

- Shinto Hutapea (48), warga Jalan Cililitan Besar, Kramat Jati, Jakarta Timur

- Warnih (42), warga Kampung Cikeas Hilir, Ciangsana, Bogor.